Breaking News:

Bentrokan di Belawan

3 Pelempar Bom Molotov yang Nyaris Bakar Rumah Ibadah di Belawan Ditangkap

Polisi mengamankan tiga orang pria yang diduga melempar bom molotov saat kerusuhan di Belawan

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Array A Argus
HO
Petugas kepolisian turun ke lokasi bentrokan di kawasan Belawan, Selasa (20/7/2021) malam. Satu unit gereja nyaris dibakar.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Petugas gabungan Polsek Medan Labuhan dan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan akhirnya mengamankan tiga orang pelaku pelemparan bom molotov dalam insiden bentrokan antarkampung yang terjadi di Jalan Medan Belawan Km 20,5 Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

Menurut Kapolsek Medan Labuhan Kompol Eddy Safari, saat ini ketiga orang itu masih menjalani pemeriksaan di Polres Pelabuhan Belawan.

"Yang menangani kasus ini Sat Reskrim. Jadi masih dalam pemeriksaan," kata Eddy, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: MARINIR Turun Tangan, Setelah Polisi Kewalahan Tangani Bentrok Antarkampung di Belawan

Disinggung lebih lanjut mengenai adanya kemungkinan tersangka lain, Eddy mengatakan masih dalam pengejaran.

"Saat ini dalam sidik," katanya.

Senada disampaikan Kapolsek Belawan Kompol Daniel Naibaho.

Katanya, kasus ini masih dalam pengembangan.

Dia memastikan tidak ada korban jiwa.

Baca juga: BELAWAN MENCEKAM, Rumah Ibadah Nyaris Dibakar, Warga Saling Serang Disaksikan Kapolsek Belawan

Untuk bangunan yang terbakar, hanya lokasi tambal ban saja. 

"Tidak, belum ada kabar (korban jiwa), hanya ada tempat tukang tambal ban yang dibakar," jelasnya.

Dalam kerusuhan ini, massa yang bertikai nyaris membakar gereja yang ada di lokasi.

Bom molotov yang dilempar itu mengenai bangunan gereja dan nyaris membakar seluruh gedung.

Beruntung warga di lokasi sigap mengantisipasi kebakaran.

Saat bentrokan pecah, polisi sempat kewalahan dan meminta bantuan Marinir TNI AL Belawan. (vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved