Breaking News:

952 Ribu Kelompok Penerima Manfaat di Sumut akan Peroleh Bantuan Beras Pemerintah

Arif menambahkan, penyaluran bantuan beras nantinya akan dibantu oleh PT Pos Indonesia. Sementara Bulog dalam hal ini bertugas menyiapkan beras

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy saat meninjau Gudang Bulog Pulo Brayan Darat II, Medan, Sabtu (12/9/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 952 ribu lebih Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Sumatera Utara yang terdaftar sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) akan memeroleh bantuan beras dari pemerintah.

Bantuan yang disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Bulog itu merupakan Instruksi Presiden Joko Widodo dalam rangka meringankan beban masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyatakat (PPKM).

"Di Sumut ada 952 ribu KPM yang akan menerima 10 Kilogram beras," kata Kepala Perum Bulog Sumut, Arif Mandu, usai rapat bersama Gubernur Edy Rahmayadi di Rumah Dinas, Jalan Sudirman Medan, Rabu (21/7/2021).

Arif menambahkan, penyaluran bantuan beras nantinya akan dibantu oleh PT Pos Indonesia. Sementara Bulog dalam hal ini bertugas menyiapkan beras bantuan.

"Datanya bersumber dari Kementerian Sosial," ucapnya.

Kepala Regional I PT Pos Indonesia, Dino Ariadi mengatakan, penyaluran bantuan beras ini rencananya ditargetkan selesai  paling lama 30 hari. 

Dan penyalurannya akan dilakukan mulai Kamis (22/7/2021) besok, yang rencananya akan dilaunching oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

"Dalam beberapa hari ini kami akan menyusun jadwal (penyaluran). Kami dikasih waktu 30 hari tapi kami harapkan sebelum 30 hari bisa selesai. Besok (Kamis) dilaunching Gubernur Sumut dengan melepas satu mobil penyalur bantuan," ungkap Dino.

Disebut Dino, meski disaat bersamaa juga tengah menyalurkan BST ke masyarakat, PT Pos belum menemui kendala.

PT Pos akan selalu berkoordinasi dengan Dinas Sosial di kabupaten/kota di Sumut. "Sebenarnya secara teknis tidak terlalu bermasalah," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved