Breaking News:

Kasus Covid-19 di Kabupaten Toba Naik, Kini Totalnya 428 Kasus

Selain kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Kabupaten Toba juga alami peningkatan jumlah yang sebuh dari paparan Covid-19 sebanyak 20 orang.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
MAURITS PARDOSI/ TRIBUN MEDAN
Bupati Toba Poltak Sitorus sambangi pemilik warung makanan di Pusat Kota Balige untuk sosialisasi Surat Edaran Bupati Toba pada Rabu (14/7/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, TIBA - Hingga hari ini, peningkatan kasus Covid-19 di Toba tetap terjadi. Dari data yang diperoleh Dinas Kominfo Kabupaten Toba dari Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, terlihat bahwa kenaikan angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Toba sebanyak 29 kasus baru.

Selain kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Kabupaten Toba juga alami peningkatan jumlah yang sebuh dari paparan Covid-19 sebanyak 20 orang.

Sementara, kontak erat bertambah 66 orang. Dan, yang meninggal akibat positif Covid-19 adalah 1 orang.

"Jumlah kumulatif angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Toba hingga Selasa (20/7/2021) adalah sebanyak 428 orang, meningkat 29 orang," ujar Kadis Kominfo Kabupaten Toba pada Rabu (21/7/2021).

Sebelumnya Bupati Toba Poltak Sitorus telah menyerukan kepada masyarakat agar tetap taat para protokol kesehatan (prokes)

Terkait hal ini, Bupati Toba Poltak Sitorus telah menegaskan beberapa hal sekaitan pembatasan aktivitas masyarakat guna menanggulangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Toba.

Hal ini menyinggung aktivitas perhotelan, warung, tempat wisata dan tempat hiburan.

"Pertama, jumlah tamu/pengunjung dibatasi sebanyak 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas yang tersedia," ujar Bupati Toba pada Rabu (21/7/2021).

Kedua, pemilik atau petugas dan pengunjung wajib mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak.

Ketiga, kegiatan restoran, rumah makan, kafe, warung/kedai makan minum, angkringan, swalayan, pedagang makanan minuman kaki lima dan tempat makan minum Iainnya, untuk makan minum di tempat sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas tempat dan untuk layanan makanan/minuman melalui pesan antar/dibawa pulang diizinkan sampai dengan pukul 20.00 WIB.

"Keempat, operasional untuk tempat hiburan Iainnya (pub/live musik, karaoke keluarga, karaoke executive (bola sodok, seluncur dan area permainan tangkasan) diizinkan sampai pukul 20.00 WIB," sambungnya.

Kelima, tempat wisata yang dikelola pribadi/kelompok desa wisata dan Pemerintah Kabupaten Toba diizinkan sampai pukul 17.00 WIB dan bagi pengunjung yang berasal dari luar Kabupaten Toba diwajibkan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Rapid Antigen) yang masih berlaku, 2x24 jam.

Keenam, tempat wisata wahana air dilarang beroperasi.

"Ketujuh, sektor penting atau esensial yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen) dengan melaksanakan protokol kesehatan secara lebih ketat," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved