Breaking News:

Kompolnas Minta Masyarakat Melapor Soal Kasus di Polrestabes Medan Sering tak Jelas dan Raib

Kompolnas angkat bicara soal adanya penanganan kasus yang mandek dan tidak jelas di Polrestabes Medan

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko (kiri) menginterogasi Sekretaris Daerah Nias Utara Yafeti Nazara saat merilis pengungkapan kasus narkoba di Mapolrestabes, Medan, Sumatera Utara, Senin (14/6/2021). Seorang ASN yang menjabat sebagai Sekda di Nias Utara bersama 71 orang lainnya terjaring razia oleh Polrestabes Medan di KTV 201 Karaoke Bosque pada Minggu (13/6) malam dengan sejumlah barang bukti pil ekstasi.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia angkat bicara soal penanganan kasus yang terkesan tak jelas dan raib ditangani Polrestabes Medan.

Menurut Kompolnas, masalah ini akan diteruskan ke pengawas internal Polri untuk segera ditindaklanjuti.

"Pandangan tersebut akan kami teruskan ke pengawas internal Polri untuk mendapatkan atensi," kata anggota Kompolnas RI Yusuf Warsyim kepada Tribun Medan melalui saluran telepon, Rabu (21/7/2021). 

Baca juga: Kabar PPKM Darurat di Medan Diperpanjang, Berikut Penjelasan Pemko Medan

Dia mengatakan, pengawasan terhadap kinerja Polri tidak hanya dilakukan oleh pengawas Internal melalui inspektorat pengawasan, tetapi juga oleh eksternal termasuk masyarakat.

Menurutnya, masyarakat dapat melakukan pengawasan ketika mendapatkan sesuatu hal yang tidak baik terkait kinerja anggota Polri. 

Selain itu dapat juga menyampaikan kepada internal Polri dan juga ke Kompolnas

"Adanya keluhan masyarakat seperti ini melalui media massa, tetap dapat dijadikan bahan yang harus  direspon dan ditindaklanjuti oleh internal Polri," sebutnya. 

Baca juga: BELAWAN MENCEKAM, Rumah Ibadah Nyaris Dibakar, Warga Saling Serang Disaksikan Kapolsek Belawan

Yusuf mengatakan, Kompolnas juga dapat meminta kepada pihak internal Polri untuk merespon dan menindaklanjutinya, apakah benar sebagaimana yang diberitakan oleh media massa. 

"Kompolnas sangat berharap kepada elemen masyarakat jika memiliki data atas dugaan penanganan kasus di satuan kewilayahan mana pun yang dipandang tak jelas dan raib, agar dapat menyampaikan kepada kami," ungkapnya. 

Sehingga Kompolnas akan meminta pengawas internal Polri untuk memberikan klarifikasi. Walaupun demikian, dia menjelaskan pandangan soal Polrestabes Medan tersebut akan kami teruskan ke pengawas internal Polri untuk mendapatkan atensi.

Baca juga: Setelah Disentil Kapolda, Kapolrestabes Medan Ancam Tutup Tempat Usaha yang Langgar PPKM Darurat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved