Breaking News:

Akper HKBP Balige Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Dua Dosen dan Belasan Mahasiswa Positif

Akper HKBP Balige saat ini menjadi klaster baru Covid-19 setelah ditemukan adanya dua dosen dan belasan mahasiswa terkonfirmasi positif Covid-19

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
IST
Satgas Covid-19 Taput saat mendatangi Akper HKBP Balige yang saat ini menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.(IST) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TAPUT-Kabar kurang mengenakkan datang dari sarana pendidikan Akademi Perawatan (Akper) HKBP Balige.

Menurut laporan, Akper HKBP Balige jadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Dari informasi sementara, ada dua dosen dan 14 mahasiswa yang terkonfirmasi positif Covid-19.  

"Kami berinisiatif sendiri untuk testing kepada dosen dan kepada mahasiswa, sehingga setelah dicek secara swab, kita mendapatkan ada terkonfirmasi dua dosen dan ada 14 mahasiswa yang terkonfirmasi positif," kata Staf Sekretariat Yayasan kesehatan HKBP Balige Edwin Hutagaol, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Toba Terus Bertambah Hingga Saat ini, Ada 18 Kasus Baru

Edwin mengatakan, sebagai langkah awal mengantisipasi penularan virus semakin meluas, pihaknya sudah meminta kedua dosen dan 14 mahasiswa itu melakukan isolasi mandiri.

"Kami juga akan mensuplai nutrisi dan gizi vitamin untuk membantu kesehatannya. Kemudian, untuk mahasiswa kita tetap memberlakukan belajar daring," terangnya. 

Bagi tim dosen, pihaknya akan meminta bekerja dari rumah. 

Saat ditanya soal awal mula pelaksanaan testing kepada seluruh mahasiswa, ia hanya menegaskan bahwa pihaknya berinisiatif melakukan testing. 

Baca juga: Bank Pelat Merah di Toba Jadi Klaster Baru Covid-19, Berikut Hasil Tracing 116 Pegawainya

"Kembali kepada yang kami sampaikan tadi, kalau masalah awal, ya kita punya inisiatif sendiri untuk testing. Kalau ada yang positif, itu karena kita berinisiatif," terangnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa Akper HKBP Balige hingga saat ini melakukan belajar daring kecuali pembelajaran di laboratorium. 

"Untuk proses belajar mengajar kita tetap memberlakukan sistem belajarnya dengan sistem daring," jelasnya. 

Bagi mahasiswa yang telah dinyatakan positif Covid-19, kini tengah melakukan isolasi mandiri di asrama tersebut. (cr3/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved