Breaking News:

Awasi Ketat Perbaikan Jalan Bukti Keseriusan Bobby Nasution Atasi Masalah

Pembenahan infrastuktur, terutama jalan menajdi prioritas utama Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI
Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang yang rusak parah, Selasa (6/7/2021). Bobby meninjau beberapa ruas jalan yang kupak kapik dan berlubang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pembenahan infrastuktur, terutama jalan menajdi prioritas utama Wali Kota Medan Bobby Nasution.  Orang nomor satu di Pemko Medan itu tidak ingin ibukota Provinsi Sumatera Utara ini kembali mendapat  julukan sebagai kota sejuta lubang akibat kondisi jalannya banyak yang rusak  pada sekitar tahun 2017 lalu.

Oleh karenanya Bobby Nasution ingin  seluruh jalan rusak saat ini yang menjadi wewenang Pemko Medan sebanyak 5%  harus dpat dituntaskan dalam waktu 2 tahun. Meski  target penyelesaian perbaikan jalan yang dilakukan relatif sangat cepat, tapi Bobby Nasution tidak ingin pengerjaan yang dilakukan asal-asalan.

Ia ingin jalan yang dihasilkan nanti benar-benar berkualitas, sehingga dapat dipergunakan dalam waktu cukup lama. Selain memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga yang melintasinya, keberadaan jalan yang bagus juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Oleh karenanya Bobby Nasution akan melakukan pengawasan secara ketat sehingga jalan rusak yang selesai diperbaiki benar-benar berkualitas dan tahan lama.Selain melakukan pengawasan secara ketat, Bobby Nasution juga telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan untuk menggunakan e-Katalog dalam pelaksanaan pelelangan perbaikan jalan.

Pemakaian e-Katalog ini diharapkan kapasitas pengerjaannya tidak hanya memperhatikan kecepatan tetapi juga kualitas dan ketepatan pengerjaannya, serta yang akan mengerjakan perbaikan infrastruktur tersebut hanya perusahaan yang terdaftar dalam e-Katalog.

Langkah ini dilakukan Bobby Nasution sebagai upaya mencegah munculnya  pemborong atau kontraktor dadakan untuk melakukan pengerjaan infrastruktur.

“Kita tidak mau ada lagi seperti anak-anak SMA yang punya sejumlah uang dan berkumpul, sumsuman Rp 20 juta, terkumpul Rp 200 juta bisa mengerjakan proyek di Kota Medan. Itu yang kita hindari dengan pemakaian e-kalaog ini,” tegas Bobby Nasution baru-baru ini.

Dengan pemakaian e-katalog, kata Bobby Nasution, perusahaan yang terdaftar di e-Katalog itu nantinya  yang akan mengerjakan proyek perbaikan jalan di Kota Medan.

“Jadi kualitas dan ketepatan waktu itu yang kita kejar, sehingga pengerjaan perbaikan infrastruktur dapat berjalan dengan memperhatikan kualitas bukan hanya kuantitas,” tegasnya.

Selain pengaspalan, Bobby Nasution ingin perbaikan jalan rusak juga dilakukan dengan pembetonan. Kinginan Bobby Nasution langsung disikapi Dinas PU, tahun ini, ada 6 titik jalan rusak  yang perbaikannya dilakukan dengan pembetonan yakni Jalan Bakti Abri, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, Jalan Pancing 1, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved