Breaking News:

Fakta Janggal Khairuddin Siregar (40), Perjaka Tua Minum Darah Kucing: Habisi Nyawa Penggali Kubur

Warga mempergunjingkan perilaku janggal Khairudin, seperti membunuh kucing, meminum darahnya, lalu mengubur bangkainya di dalam rumah.

Editor: Azis Husein Hasibuan
TRIBUN MEDAN/VICTORY ARRIVAL HUTAURUK
Kondisi rumah Khairuddin Siregar yang membunuh tukang gali kubur Tatang Suhendar (70) di Gang Madrasah Lingkungan XI Kelurahan Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Terangkum fakta janggal Khairuddin Siregar (40), sang perjaka tua minum darah kucing di Medan Marelan.

Sosok Khairuddin Siregar menggegerkan warga Kelurahan Tanah 600, Medan Marelan. Perjaka tua usia 40 tahun itu hidup sendiri di rumahnya yang kumuh.

Khairuddin Siregar merupakan pelaku pembunuhan Tatang Suhendar, pamannya yang penggali kubur.

Ternyata, Khairuddin Siregar pernah mendalami ilmu kebatinan hingga terbongkarnya kuburan kucing di rumahnya.

Warga mempergunjingkan perilaku janggal Khairudin, seperti membunuh kucing, meminum darahnya, lalu mengubur bangkainya di dalam rumah.

Perilaku janggal Khairuddin yang demikian itu setelah mendalami ilmu kebatinan. 

"Dia begitu bukan karena narkoba. Tapi katanya karena menuntut ilmu kebatinan," ujar Ida Nuraini, warga setempat di dekat rumah Khairuddin, Selasa (20/7/2021).

"Di rumahnya menggali sendiri kubur, terus kucing dibunuhnya, darahnya diminum," sambung dia.

Khairuddin semakin tidak terkendali, karena banyak ayam dan buah nanasnya sering kemalingan.

"Katanya, ayamnya banyak yang hilang. Terus, nanasnya habis. Di situ dia tambah stres jadinya," ucap Ida Nuraini.

Warga Lingkungan 11, Tanah 600, Medan Marelan, Kota Medan, Selasa (21/7/2021), melihat rumah kumuh Khairuddin Siregar (40), pelaku yang menghabisi nyawa Tatang Suhendar (70), penggali kubur yang tak lain pamannya, pada Senin (20/7/2021) petang.
Warga Lingkungan 11, Tanah 600, Medan Marelan, Kota Medan, Selasa (21/7/2021), melihat rumah kumuh Khairuddin Siregar (40), pelaku yang menghabisi nyawa Tatang Suhendar (70), penggali kubur yang tak lain pamannya, pada Senin (20/7/2021) petang. (Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved