Breaking News:

Waktu Latihan Atlet Biliar Marlando Sihombing Berkurang Sejak PPKM

Jam latihan masing-masing atlet menjadi berkurang karena jadwal latihan harus disesuaikan dengan jadwal PPKM.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Liston Damanik

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Marlando Sihombing, atlet cabang olahraga (cabor) billiar Sumatera Utara yang mendapat tiket berlaga di PON Papua, turut merasakan dampak kebijakan PPKM di Medan.

Menurutnya, penerapan kebijakan itu membuat proses persiapan dan latihannya di tim billiar Sumut menjadi terganggu. Padahal ia menargetkan untuk tampil maksimal dalam ajang empat tahunan itu.

"Kami sudah buat jadwal training camp (TC) itu di Jakarta. Tapi itu dibatalkan karena PPKM di beberapa wilayah, termasuk Medan dan Jakarta bang," ujarnya, Kamis (22/7/2021) sore.

Sambungnya, jadwal-jadwal try out juga batal terlaksana. Selain itu, jam latihan masing-masing atlet menjadi berkurang karena jadwal latihan harus disesuaikan dengan jadwal PPKM.

Pria yang karib disapa Lando itu menerangkan, sarana dan prasarana latihan atlet billiar di Medan masih agak kurang. Hal ini juga mempengaruhi estimasi waktu latihan tiap atlet.

"Latihan di Medan sarana kurang. Satu meja kita bagi untuk tiga atlet. Hanya dapat 2,5 jam setiap atlet. Sudahlah harus berbagi, harus menyesuaikan jadwal sama PPKM juga," ucapnya.

Padahal, biasanya tiap atlet itu harus latihan minimal empat jam.

Lando juga tidak menampik, proses latihan ini merupakan instruksi KONI Sumut yang meneruskan kebijakan pemerintah daerah terkait penanggulangan persebaran Covid-19.

Ia pun berharap, keadaan kembali normal dan tetap diberi kesehatan di tengah masa pandemi ini.

(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved