Breaking News:

GEREBEK Tempat Perjudian di Asahan, Warga tak Temukan Mesin Judi

Informasi kedatangan mereka telah bocor. Sehingga diduga mesin judi tembak ikan tersebut telah diamankan dan dipindahkan.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
WARGA Desa Air Geting dan Desa Hesa Air Geting mendatangi warung tuak yang diduga menjadi tempat prostitusi dan perjudian, Jumat (23/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Puluhan warga dari dua desa di Kecamatan Air Batu mendatangi sebuah warung tuak yang diduga menjadi tempat prostitusi dan perjudian tembak ikan, Jumat (23/7). Warga mengaku datang dari Desa Air Geting dan Desa Hesa Air Geting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan.

Warga memasuki setiap ruang yang ada di kedai tersebut. Terlihat suasana kedai yang sudah sepi dan beberapa ruang kamar yang kosong. Seorang warga, Khairuddin mengatakan informasi kedatangan mereka telah bocor. Sehingga diduga mesin judi tembak ikan tersebut telah diamankan dan dipindahkan.

"Kami menduga kalau informasi tentang aksi kami hari ini telah bocor. Sehingga saat ini tidak ada mesin ditemukan di lokasi warung tersebut," katanya, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Puluhan Warga di Asahan Datangi Tempat yang Diduga Menjadi Tempat Prostitusi dan Judi Tembak Ikan

Tapi, katanya, hal itu bukan menjadi masalah. Pihaknya tetap meminta kepada Forkopimca agar tempat tersebut segera ditutup.

Menurut Khairuddin, sudah banyak terjadi kehilangan akibat beroperasinya judi tembak ikan tersebut. "Awalnya ini cuma warung tuak, kami biarkan. Kemudian ada prostitusi kami juga masih diam. Ini mulai sudah ada judi tembak ikan, dan mau buat baru lagi di sebelahnya," jelas Khairuddin.

Khairuddin mengeluhkan, selain banyak kehilangan, orang tua dari warga sekitar juga banyak yang melaporkan anaknya menggadaikan sepeda motor miliknya untuk bermain judi tersebut.

Saat ini pihaknya masih menunggu aparatur desa untuk segera memanggil pemilik warung agar segera menutup lokasi tersebut. "Kami dijanjikan oleh Kapolsek untuk bertemu dengan pengusaha dan akan bertemu di kantor desa," pungkasnya.(cr2/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved