Breaking News:

Meninggal Usai Divaksin

Inalillahi, Mahasiswa Poltekpar Meninggal Usai Divaksin Sinovac Setelah Sempat Demam, Paman Koma

Seorang mahasiswa meninggal dunia usai jalani vaksin Sinovac setelah sempat demam tinggi dan dirawat di rumah sakit

Editor: Array A Argus
Nasrul / Tribun Medan
ILUSTRASI-Petugas dari salah satu Puskesmas di Kabupaten Karo, melakukan penjemputan vaksin produksi Sinovac, di gudang medis milik Dinkes Kabupaten Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Rabu (3/2/2021). Seorang mahsasiswa meninggal dunia setelah jalani vaksin. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Kabar tak sedap soal vaksinasi di Kota Medan menyeruak.

Seorang mahasiswa Poltekpar (Politeknik Pariwisata) meninggal dunia usai divaksin Sinovac setelah sempat mengalami demam tinggi.

Adapun korbannya Irwin Perdana Nasution.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajuddin Sagala, korban meninggal dunia pada Rabu (21/7/2021) kemarin setelah sempat mendapat perawatan di RS Imelda.

Baca juga: Antibodi Vaksin Sinovac Rendah, Nakes Indonesia Diberi Suntikan Ketiga Vaksin Moderna

Dari informasi yang didapat Rajuddin Sagala, mahasiswa jurusan perhotelan ini sebelumnya punya riwayat penyakit asma dan infeksi paru.

"Mahasiswa ini awalnya hendak mengikuti kegiatan PKL. Namun pihak kampus mewajibkan peserta PKL untuk menyertakan sertifikat vaksin," kata Rajuddin Sagala, Jumat (23/7/2021).

Atas dasar itu, Irwin Perdana Nasution kemudian mencari dimana tempat vaksin.

Sekira 12 hari yang lalu, Irwin Perdana Nasution beserta keluarganya menjalani vaksinasi di kawasan Belawan.

Baca juga: Dianggap Kurang Manjur, Ini Pengakuan Negara yang Menjadi Saksi Kegagalan Vaksin Sinovac

Namun, Rajuddin Sagala tidak tahu pasti, lokasi vaksin itu di puskesmas, atau di lembaga pemerintahan.

"Saya belum dapat info di puskesmas atau dimana," kata Rajuddin Sagala.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved