Breaking News:

Kelapa Hijau di Kota Medan Mulai Langka, Harganya Juga Meroket Semenjak Kasus Covid-19 Melonjak

Meningkatnya kasus positif covid-19 di Kota Medan juga berdampak terkait ketersediaan kelapa hijau di Kota Medan.

Tribun Medan/Yufis
Suasana di lokasi pedagang air kelapa hijau di Kota Medan, Jumat (23/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Meningkatnya kasus positif covid-19 di Kota Medan juga berdampak terkait ketersediaan kelapa hijau di Kota Medan.

Kelapa hijau kini mulai langka karena banyaknya permintaan dari pelangggan, seperti yang dikatakan Amos Firmansyah selaku pedagang air kelapa di Jalan Asrama, Kecamatan Medan Helvetia.

Ia menuturkan telah dua minggu tidak menjual kelapa hijau lagi berhubung persediaan sudah langka. 

"Sejak Covid-19 ini banyak orang mengkonsumsi air kelapa sehingga permintaan yang beli dengan kami naik hingga 80 sampai 85 persen. Sampai kami juga sekarang hanya menjual kelapa biasa saja," kata Amoz, Jumat (23/7/2021). 

Ia menambahkan bila sebelumnya hanya sekitar 50 buah kelapa yang terjual namun belakangan ini dapat terjual sekitar 100 lebih kelapa setiap harinya. 

"Karena banyak yang minta harga juga naik, untuk satu buah kelapa biasa dari Rp 10 ribu menjadi Rp 12 ribu per buah, sama halnya waktu masih jual kelapa hijau dari Rp 13 ribu jadi Rp 15 ribu," kata Amoz. 

Hal ini senada yang diungkapkan Indra sesama pedagang air kelapa di area Jalan Asrama. 

Ia mengatakan daya beli masyarakat terhadap air kelapa sangat meningkat dua minggu terakhir ini berhubung dengan mengkonsumsi air kelapa dapat menambah daya tahan tubuh. 

"Permintaan air kelapa sangat melonjak baik yang kelapa biasa maupun kelapa hijau. Namun kelapa hijau sudah jarang ada yang jual area ini, tapi syukur kami masih dapat bagian untuk jual beberapa buah dan itu pun langsung habis tengah hari. Ini banyak yang beli karena katanya bagus untuk tambah imun apalagi kalau sudah selesai vaksin sering dianjurkan konsumsi air kelapa," ujar Indra. 

Ditambahkannya harga kelapa biasa dibanderol Rp 12 ribu per buah dan kelapa hijau Rp 15 ribu per buahnya. 

Terpisah, Irmawati, pedagang air kelapa di area Taman Gajah Mada Jalan Mayjen D. I. Panjaitan Kecamatan Medan Baru juga turut merasakan daya beli masyarakat yang meningkat. 

"Sangat meningkatlah belakangan ini, kita yang biasa hanya terjual beberapa puluh namun saat ini sekitar 100 buah lebih bisa terjual bahkan sering sistem borong," kata Irmawati. 

"Kalau untuk kelapa hijau sekarang sudah susah dicari, kami saja dapat bagian hanya dua sampai empat saja bahkan setiap hari selalu banyak yang tanyak tentang kelapa hijau," ujar nya. 

Sementara itu, untuk harga kelapa biasa dijualnya dengan harga Rp 11 ribu per buah dan kelapa hijau Rp 15 ribu per buah. 

(cr20/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved