Breaking News:

Lokasi Wisata Terdampak PPKM, Disparbud Karo : Kita Belum Ada Lakukan Penutupan

Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum ada memperlakukan penutupan pintu masuk ke lokasi wisata. 

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Suasana di Hotel Sinabung Hills, Jalan Kolam Renang, Berastagi, yang tampak sepi, Kamis (22/7/2021). Dampak PPKM darurat di Medan, jumlah okupansi hotel di Berastagi menurun drastis. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Akibat adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Medan, turut membawa dampak ke Kabupaten Karo.

Salah satu dampak yang terkena, ialah dari sektor ekonomi terlebih di bidang pariwisata. 

Seperti dilihat pada akhir pekan kemarin, kawasan wisata Berastagi yang biasanya tampak dipadati oleh wisatawan kini semakin menurun.

Bahkan, di hari Sabtu dan Minggu kemarin di beberapa objek wisata tampak sepi.

Baca juga: 18 Orang Positif Covid-19, Ketua DPRD Medan Kunjungi Warga yang Isolasi Mandiri di Medan Area

Selain itu, jasa berupa hotel juga ikut terdampak dengan merosotnya jumlah okupansi atau hunian. 

Melihat hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karo Munarta Ginting, mengungkapkan hingga saat ini pihaknya melihat memang jumlah kunjungan ke Kabupaten Karo tampak menurun.

Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum ada memperlakukan penutupan pintu masuk ke lokasi wisata. 

"Memang di masa pandemi ini, pariwisata sangat terdampak. Tapi kita belum ada melakukan penutupan di lokasi wisata kita, karena kita belum masuk ke dalam wilayah yang masuk PPKM darurat," ujar Munarta, Jumat (23/7/2021).

Munarta menjelaskan, meskipun saat ini pihaknya belum ada melakukan penutupan objek wisata, namun pihaknya tetap mengimbau kepada semua pengelola tempat wisata agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Baca juga: Jumat Barokah, Kapolres Langkat Bagikan 200 Nasi Kotak Kepada Pengendara dan Petugas Kebersihan

"Tempat wisata tetap dibuka agar tidak mematikan wisata di kita, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah pengunjung yang masuk," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved