Breaking News:

Polda Sumut Tangkap Dua Pejabat di Langkat, Wabup Ondim : Orang Bodoh Itu!

Ondim meminta kepada seluruh bawahannya, agar tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan negara, seperti korupsi. 

Penulis: Satia | Editor: Liston Damanik
HO
Kepala Desa Besilam Ibnu Nasyt yang terjaring OTT petugas Polda Sumut. 

TRIBUN MEDAN.com, LANGKAT - Wakil Bupati Kabupaten Langkat Syah Afandin mendukung proses hukum terhadap Kepala Desa Besilam Ibnu Nasyt dan Sekretaris Desa Zainuddin yang terjaring operasi tangkap tangan di Rumah Makan Cabe Hijau, Stabat, Jumat (23/7/2021). 

Ia mengatakan, kedua pejabat ini harus menjalani proses hukum, lantaran sudah melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha Sere Wangi, mengenai surat pengalihan hak tanah. 

"Orang bodohnya dua ini. Harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," ucapnya. 

Baca juga: Kades dan Sekdes Besilam Kompak Lakukan Pemerasan, Ditangkap saat Pegang Uang Rp 8 Juta

Pria yang akrab disapa Ondim ini kemudian meminta kepada seluruh bawahannya, agar tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan negara, seperti korupsi. 

Wakil Bupati Kabupaten Langkat Syah Afandin. (TRIBUN MEDAN/WEN SATIA).
Wakil Bupati Kabupaten Langkat Syah Afandin. (TRIBUN MEDAN/WEN SATIA). (TRIBUN MEDAN/SATIA)

"Jangan coba-coba lah! Kalau mau coba silakan. Biar tahu rasanya bagaimana," jelasnya. 

OTT dilakukan, setelah Tim Saber Pungli Polda Sumut, mendapatkan informasi bahwa adanya pemerasan terhadap seorang pengusaha Sere Wangi, dalam hal penerbitan surat pengalihan hak atas tanah, di Dusun Alur Hitam, Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. 

Saat diamankan, dari tangan Kades Ibnu Nasyt, ditemukan barang bukti berupa satu lembar kwitansi senilai Rp 33 juta lebih dan uang tunai mencapai Rp 8 juta. (wen/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved