Breaking News:

PPKM Level 4 Berakhir Besok, Gubernur Minta Percepatan Pengiriman Vaksin ke Menko Perekonomian

Sejumlah gubernur di luar Jawa-Bali umumnya menyampaikan kepada pemerintah pusat soal percepatan pendistribusian vaksin Covid-19 ke daerah.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas Dinas Perhubungan Medan mengatur arus lalu lintas saat dilakukan penyekatan di Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis (22/7/2021). Penyekatan jalan tersebut merupakan perpanjangan aturan PPKM Darurat guna mengantisipasi penyebarab Covid-19 di Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengikuti rapat evaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto pada Sabtu (24/7/2021).

Dalam rapat yang digelar secara virtual tersebut, Menko Airlangga meminta saran dan masukkan kepada sejumlah gubernur di luar Pulau Jawa dan Bali, termasuk Gubernur Edy terkait pelaksanaan PPKM yang akan berakhir pada 25 Juli 2021.

"Tadi gubernur didampingi kapolda dan pangdam mengikuti vidcon bersama Menko Perekonomian. Dalam rapat itu pemerintah pusat minta saran dan masukkan kepada gubernur di luar Pulau Jawa dan Bali yang menerapkan PPKM Level 4 atau PPKM Darurat," ungkap Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Irman Oemar, Sabtu.

Menurur Irman, sejumlah gubernur di luar Jawa-Bali umumnya menyampaikan kepada pemerintah pusat soal percepatan pendistribusian vaksin Covid-19 ke daerah.

Sebab, persediaan vaksin Covid-19 di daerah disebut semakin menipis. Sehingga program vaksinasi bisa terkendala, apabila tidak segera mendapat kiriman dari Jakarta.

Baca juga: REKAMAN CCTV Begal Merajalela di Kota Medan, Ancam Korban Pakai Pisau Hingga Jatuh Tersungkur

"Pada umumnya daerah meminta agar pendistribusian vaksin dipercepat demi memperlancar kegiatan vaksinasi di daerah," ujar Koordinator Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumut itu.

Terkait, perpanjangan PPKM Level 4 termasuk di Kota Medan, ia menyatakan pihaknya masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat. 

"Soal kebijakan apakah diperpanjang belum tahu. Mungkin saran dan masukkan dari gubernur-gubernur itu dibahas lagi sama pemerintah pusat. Kita tunggu saja ya," sebutnya.

Sebelumnya, pada 21 Juli 2021 Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi telah mendatangani Instruksi Gubernur Nomor188.54/29/INST/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Instruksi Gubernur itu ditujukan kepada 12 kepala daerah yakni Wali Kota Medan, Binjai, Tebingtinggi, Pematangsiantar, Sibolga, Padangsidimpuan.

Lalu Bupati Deliserdang, Serdangbedagai, Simalungun, Langkat, Karo dan Dairi.

Baca juga: Dampak PPKM, Ribuan Pedagang Kuliner Malam Terancam Gulung Tikar : Pak Wali Tolong Perhatikan Kami

Ia berharap, perpanjangan ini akan semakin menekan angka kasus covid-19 di Sumut. Edy pun mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas.

"PPKM kita taati, berdasarkan kondisi ril wilayah kita. Tetapi yang tak boleh lepas sekali lagi adalah prokes, gunakan masker. Tanggal 26 (Juli) harus turun. Kalau tak turun bahaya kita ini," sebut mantan Pangkostrad itu.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved