Breaking News:

Puluhan Rumah di Sergai Rusak Dihantam Putting Beliung, Ernawati Mengira Suara Helikopter

Pada saat itu kami semua tidak ada di rumah. Kebetulan saya lagi mencari bambu, dan suami lagi mencari makan ternak.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
HO
SATu unit rumah milik warga di Kabupaten Sergai rusak akibat disapu angin puting beliung, Kamis (22/7/2021) petang. Ada lima kecamatan yang terdampak dalam peristiwa ini.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI -  Puluhan rumah yang di Kabupaten Serdang Bedagai mengalami kerusakan karena dihantam angin puting beliung, Kamis (23/7/2021) sore.

Ketika Tribun Medan mendatangi salah satu rumah yang mengalami kerusakan di Dusun VII, Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kondisinya sangat parah.

Tampak atap rumah milik pasangan suami istri bernama Saiful Purba (49) dan Ernawati Tanjung (45) ambruk. Batu-batu dinding rumah juga roboh menimpa barang elektronik.

Saat ditemui, Ernawati menceritakan awal kronologis kejadian angin puting beliung yang menerpa rumahnya.

"Pada saat itu kami semua tidak ada di rumah. Kebetulan saya lagi mencari bambu, dan suami lagi mencari makan ternak. Hancur rumah saya ini di bagian dapur dan bagian depan.

Hancur semua, enggak ada yang bisa diselamatkan," ujar Ernawati, Jumat (23/7/2021).

Perempuan yang kerap disapa Erna mengatakan, barang elektronik seperti kulkas mengalami kerusakan. Bahkan TV  yang ada di dalam rumah juga terjatuh ke lantai.

"Itu kejadiannya jam 16.30 WIB, Kamis (23/7). Tidak ada korban jiwa. Yang jelasnya di dekat saya tinggal ini ada dua rumah. Yang paling parah rumah saya dan satu unit kios," ujar Ernawati.

"Pada saat kejadian angin kencang itu, saya sudah berfikir dan berfirasat bagaimana dengan kondisi rumah. Karena saya juga pada saat itu sedang berjalan pulang menuju ke rumah sehabis mencari bambu. Di jalan anginnya kencang kali. Saya sempat berpikir ini bunyi angin atau helikopter," sambungnya.

Sementara itu, Erna mendapat kabar bahwa atap milik rumahnya ambruk dari tetangganya saat ia baru pulang mencari bambu. "Saya terkejut begitu sampai rumah. Bagaimana cara saya untuk berteduh bingung. Tadi malam saya ngungsi ke rumah tetangga," ujar Erna.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved