Breaking News:

Dinas Sosial Siantar Ingatkan Warga Bansos Bukan Pembagian Warisan

Kabid Sosial Dinsos Pematangsiantar Risbon Sinaga menminta agar masyarakat pro-aktif dalam proses pemutakhiran Data Terbaru Kesejahteraan Sosial.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Wali Kota Siantar memberikan bantuan kepada warga di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar, Senin (26/7/2021) siang 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kabid Sosial Dinsos Pematangsiantar Risbon Sinaga meminta agar masyarakat pro-aktif dalam proses pemutakhiran Data Terbaru Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang saat ini berlangsung. Proses pemutakhiran DTKS akan berlangsung sampai 30 Juli 2021 mendatang.

Terhadap warga yang bertahun-tahun menerima bantuan sosial (bansos), Risbon meminta agar segera berjuang dari kondisi status pra-sejahtera.

"Warga yang sudah menerima bansos harus dimanfaatkan untuk keperluan rumah, jangan lain-lain. Jangan dapat bansos terus berleha-leha. Bansos bukan warisan," ujar Risbon saat ditemui di ruangannya, Senin (26/7/2021).

Risbon mengatakan seyogyanya masyarakat keluarga penerima manfaat akan dievaluasi setiap lima tahun sekali.  Masyarakat yang bersangkutan harusnya sudah keluar jerat kemiskinan sehingga bansos bisa bergulir ke warga lain yang membutuhkan.

Proses pemutakhiran DTKS telah berjalan 60 persen sebelum ditutup 30 Juli 2021. Dinas Sosial Pematangsiantar sendiri masih membutuhkan peran serta Kecamatan dan kelurahan untuk mempercepat proses pendataan.

Di Kota Pematangsiantar, sebanyak 34 ribu lebih data warga penerima manfaat akan dimutakhirkan sesuai surat Kementerian Sosial Republik Indonesia.

"Surat dari Kemensos tentang pemutakhiran data NIK Invalid sekitar 34 ribu lebih. Dan surat itu sudah kita tindaklanjuti melalui surat Wali Kota Siantar ke Kecamatan dan diteruskan ke kelurahan," kata Risbon.

Kemudian, di tengah proses pemutakhiran data, Dinsos Pematangsiantar masih melaksanakan penyaluran bansos menggunakan data lama. 

Saat ini, Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) diterima 7.037 Kepala Keluarga, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) diterima 12 ribu Kepala Keluarga, dan Bantuan Sosial Tunai diterima 5.888 Kepala Keluarga.

Penyaluran BST di Siantar Dilaksanakan di Tiga Tempat 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved