Breaking News:

Mantan Kepala Puskesmas Desa Teluk Sebut Uang Korupsi Mengalir ke Pejabat Dinkes Kabupaten Langkat

Pejabat Dinkes Langkat disebut menerima setoran uang korupsi dari Puskesmas Desa Teluk

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Mantan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Kapuskesmas) Desa Teluk, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat dr Hj Evi Diana, terdakwa korupsi dana BOK saat diperiksa di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (26/7/2021).(TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Mantan Kepala Puskesmas Desa Teluk, Kabupaten Langkat, dr Hj Evi Diana (45) menyebut uang korupsi mengalir ke pejabat Dinkes Pemkab Langkat.

Adapun pejabat yang menerima setoran uang korupsi itu tak lain Kabag Keuangan Dinkes Pemkab Langkat bernama Hamid Rizal.

dr Hj Evi Diana mengatakan, uang setoran korupsi itu berasal dari pungutan liar dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK). 

Uang setoran korupsi itu diserahkan langsung oleh bendaharanya kepada Hamid Rizal. 

Baca juga: Suami Artis Cantik Ini Pernah Terlibat Kasus Korupsi hingga soal Bilik Asmara Kayak Freddy Budiman

"Ke bagian keuangan bernama Hamid Rizal," kata dr Hj Evi Diana dalam persidangan lanjutan yang digelar di PN Tipikor Medan, Senin (26/7/2021). 

Selain itu, Evi mengaku tidak bisa menolak kebiasaan pungli tersebut, setelah berbincang-bincang dengan bendahara lamanya bernama Siti Syarifah.

Dikatakannya, Bendahara Siti Syarifah kembali meneruskan 'kebiasaan' pungutan sebesar 40 persen biaya transportasi dari mata anggaran BOK Puskesmas TA 2017, dikala dia baru menjabat.

Evi menjelaskan, untuk TA 2018 dan 2019, biaya transportasi per triwulan ditransfer ke rekening tiap bidang desa dan pegawai lainnya.

Mereka kemudian menyetorkan 40 persen kepada Bendahara yang baru, Muhammad Ridwan.

Baca juga: SIDANG Dugaan Korupsi Mantan Rektor UINSU Ditunda untuk Kedua Kali, Ini Alasannya

"Tidak ada memang rapat soal kutipan 40 persen itu, dan para pegawai di puskesmas juga sudah tahu dan tidak ada yang komplain ke saya. Tapi begitu pun kepada bendahara saya pesankan kalau ada yang keberatan dikutip, jangan dipaksakan,"

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved