Persesi Siantar Liburkan Skuat Menunggu Kejelasan Jadwal Liga 3
CEO Persesi Jonner Silaen mengatakan, pihaknya meliburkan 24 pemain mulai pekan ini.
Penulis: Alija Magribi |
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Manajemen Persatuan Sepakbola Siantar (Persesi) meliburkan skuat sampai waktu yang tak ditentukan. Kebijakan ini merupakan dampak dari pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku di sejumlah daerah di Indonesia.
CEO Persesi Jonner Silaen mengatakan, pihaknya meliburkan 24 pemain mulai pekan ini.
"Karena sedang masa PPKM, kami meliburkan tim sampai ada kelonggaran kegiatan masyarakat. Kita mengikuti kebijakan pemerintah demi memutus mata rantai Covid-19. Kita juga nggak mau klub ini jadi klaster Corona," ujar Jonner, Selasa (27/7/2021)
Jonner mengatakan, para pemain yang dipulangkan ke klub masing-masing tetap melaksanakan latihan mandiri sembari mendapat kejelasan kapan Liga 3 Indonesia dimulai. Para pemain, imbuh Jonner, juga memaklumi kondisi saat ini.
Namun terang Jonner, karena keterbatasan keuangan dan belum adanya pemusatan latihan untuk penentuan skuat inti, para pemain belum diberikan bekal selama pulang ke klub masing-masing.
"Pemain latihan mandiri dulu sembari ada kejelasan kapan Liga 3 dimulai. Statusnya karena belum masuk skuat inti ya belum ada yang bisa kita berikan," katanya.
Kemudian, khusus untuk staf kepelatihan Persesi, Jonner mengatakan tetap diberi gaji dengan penyesuaian.
"Pelatih tetap kami beri honor, cuma enggak penuh. Karena itupun uang kita pribadi-pribadi," katanya.
Jonner berharap agar para perusahaan dan segala pemangku kepentingan di Kota Pematangsiantar dan sekitarnya memiliki andil dalam membesarkan Persesi Siantar, terpenting mempertahankan Persesi di tengah Pandemi Covid-19 saat ini.
Manajemen Persesi Siantar sendiri berniat menggelar talkshow untuk menjabarkan kondisi terkini dan apa yang dibutuhkan klub untuk bertahan dan persiapan bila Liga 3 Indonesia akan digelar.
"Ada niatan saya sebenarnya mengadakan talkshow dengan mengundang perusahaan, tokoh, dan instansi pemerintah untuk melirik ini lho Persesi Siantar. Kita mengajak mereka untuk mendukung Persesi Siantar seperti daerah yang hidup klub sepakbolanya. Apalagi Siantar kota terbesar kedua di Sumut, kan," pungkasnya. (alj/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelatih-kiper-wisnu-kumala-sedang-melatih-kiper-kiper-persesi.jpg)