Breaking News:

Truk Muatan Tanah Timbun Sering Lewat, Warga Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Desa Suku Damai

Jalan tersebut merupakan jalan alternatif warga Desa Paya Lombang menuju Sei Rampah dan semakin dekat menuju Kota Medan.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
JALAN lintas penghubung antara Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban dengan Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai kondisinya rusak, Senin (26/7/2021).(TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID) 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Jalan lintas penghubung antara Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban dengan Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, rusak parah.

Rusaknya jalan ini bermula dari Dusun I, Desa Paya Lombang, menuju Jalan Gereja yang berada di Dusun 17, Desa Suka Damai, Jalan berlubang dan berlumpur sekitar dua kilometer ini, membuat warga yang melintas sangat terganggu.

Menurut seorang warga, Adi, jalan lintas ini sudah rusak sejak tiga tahun lalu. Rusaknya jalan yang berada di areal persawahan ini, akibat dilintasi kendaraan truk dengan muatan tanah timbun. "Jalan ini rusak akibat dilintasi truk angkut tanah. Belum ada dari pemerintah setempat untuk melakukan perbaikan," ujar Adi, Senin (26/7/2021).

Soal apakah ada pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak parah, Adi menambahkan, kejadian itu kerap terjadi, apalagi kalau sudah musim hujan.

'Pengendara sepeda motor banyak yang sudah jatuh. Jatuhnya itu ya karena licin dan berlumpur," ujar Adi.

Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR, Sergai, Rahman Purba, mengatakan bahwa, perbaikan jalan sudah masuk ke program di tahun 2022.

Baca juga: Warga Merasa Bahagia Jalan Rusak Diperbaiki Bobby Nasution, Begini Ungkapannya

"Itu termasuk program kita di tahun 2022, akan kota perbaiki. Karena itu skala priotitas. Kemarin jembatan juga sudah kita tangani. Nantinya akan diaspal. Kita siap mendukung, dan bersama-sama berdoa semoga segera terlaksana," ujar Rahman. (cr23)

Jalan Alternatif

WARGA setempat, Adi mengatakan, jalan tersebut merupakan jalan alternatif warga Desa Paya Lombang menuju Sei Rampah dan semakin dekat menuju Kota Medan.

"Harapan saya, semoga secepatnya pemerintah setempat mengaspal jalan inilah. Jadi kami pun enggak jauh kali muter ke Simpang Takari. Kalau dari sinikan kami dekat kalau mau ke Medan. Kalau muter kami bisa tempuh jarak jadi 7-8 kilometer," ujar Adi.

"Kondisinya cemana, pasti kami ya risih dengan kondisi jalan yang belombang, enggak rata permukaannya, dan apalagi kalau sudah hujan berlumpur. Mau keluar rumah pun malas," sambungnya.(cr23/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved