Breaking News:

KPOTI Sumut Bentuk Pangkotrad, Ingin Perkenalkan Permainan dan Olahraga Tradisional

Ketua KPOTI Sumut, Agustin Sastrawan Harahap mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah stimulus untuk program pemajuan kebudayaan.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Masyarakat Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang mengikuti rangkaian kegiatan pembentukan Pangkalan Olahraga Tradisional (Pangkotrad). Tampak masyarakat memainkan permainan rakyat dan olahraga tradisional, terompah, egrang, dan lain-lain, Selasa (27/7/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Demi mewujudkan kemajuan kebudayaan serta memperkenalkan permainan dan olahraga tradisional, Pengurus Provinsi (Pengprov) Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Sumatera Utara gelar pembentukan Pangkalan Olahraga Tradisional (Pangkotrad). 

Kegiatan ini dilaksanakan pada, Selasa (27/7/2021) di Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang.

Baca juga: Wagub Ijeck Sebut Sumut Siap Lakukan Pendataan Masyarakat Penerima Bantuan Terdampak PPKM

Ketua KPOTI Sumut, Agustin Sastrawan Harahap mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah stimulus untuk program pemajuan kebudayaan.

"Kita mau menggali, membumikan, dan melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional. Ini kita mulai di Desa Beringin dulu, dan akan kita lanjutkan di desa se Sumut," ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (27/7/2021) malam. 

Sambungnya, setelah dibentuk, kegiatan Pangkotrad didesain menjadi wadah komunitas permainan dan olahraga tradisional di desa.

Dari beberapa komunitas yang terbentuk, Pangkotrad akan menjadi rumah besarnya. 

Selain itu, kegiatan di Pangkotrad nantinya akan melakukan pendataan dan pembinaan terkait permainan rakyat dan olahraga tradisional di setiap desa. 

"Sasaran pembinaan ini adalah anak-anak dan remaja. Kenapa dibuat pembinaan, agar desa yang memiliki Pangkotrad, nantinya bisa mengikuti kompetisi baik di berbagai tingkat. Misalnya, Pekan Kebudayaan Nasional (PKN), Pekan Kebudayaan Daerah, dan Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Poltradnas)," ucap Agustin. 

Baca juga: Alfamidi Buka Layanan Midi Kriing, Diantar Langsung ke Rumah

Lebih jauh, jelas Agustin, aktifitas lain di Pangkotrad adalah workshop permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Selain itu, ada juga jurnalistik kebudayaan untuk ranah promosi dan eksistensi untuk pembentukan desa wisata. Hal ini dimaksud, untuk mendukung pembentukan UMKM bagi pengrajin di desa.

Agustin berharap, ke depan pembentukan Pangkotrad bisa merata di semua desa se Sumatera Utara. Selain itu, program ini bisa didukung oleh pihak-pihak terkait.

"Ikhtiar KPOTI kan jelas, menggali, membumikan dan melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional di Sumut. Kita juga semua punya semangat yang sama untuk menjalankan amanah UU No 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan," katanya. 

Sementara itu Kadisporabudpar Kabupaten Deliserdang, Khoirum Rijal, mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan KPOTI Sumut.

Ia mengatakan, siap berkolaborasi dengan KPOTI Sumut di wilayah Kabupaten Deliserdang. 

"Kita siap bekerjasama dengan KPOTI Sumut di Deliserdang, untuk pembentukan Pangkotrad di desa/kelurahan se Deliserdang," ujarnya.

Baca juga: Ternyata Ini Sosok yang Membantu Inul Daratista dari Masa-masa Sulit Saat Dicekal karena Goyangannya

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Beringin, Aldiriansyah.

Ia mengucapkan terimakasih kepada KPOTI Sumut yang telah membentuk Pangkotrad di desanya.

Pembentukan itu menurutnya, bisa menyasar anak-anak untuk berbuat ke hal-hal yang positif dan menjauhi aktivitas negatif. 

(cr12/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved