Breaking News:

Lebih 350 Ribu Pelanggan Tunggak Tagihan, PLN Sarankan Penggunaan Layanan Listrik Prabayar

... pembelian token listrik dapat disesuaikan dengan kemampuan pelanggan dan tidak ada batas masa aktif atas token listrik yang dibeli.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
Tribun-medan.com/HO
Warga saat melakukan aktivasi layanan token listrik di depan rumah beberapa waktu lalu 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara mencatat per 27 Juli 2021 terdapat 352.897 pelanggan yang belum melakukan pembayaran tagihan rekening listrik yang tersebar pada 10 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Sumatera Utara.

Terkait hal ini, PLN UIW Sumut terus melakukan imbauan tentang tertib melakukan pembayaran rekening listrik tepat waktu, baik secara langsung oleh petugas pembaca meter mau pun melalui media massa dan media sosial agar pelanggan dapat melakukan pembayaran rekening listrik sebelum tanggal 20 setiap bulannya.

Bagi pelanggan PLN yang belum melakukan pelunasan tagihan listrik (menunggak) di seluruh wilayah kerja PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara diimbau agar segera melakukan pembayaran rekening listrik sehingga terhindar dari sanksi pemutusan aliran listrik.

Senior Manager Niaga & Manajemen Pelanggan PLN UIW Sumatera Utara Chairuddin turut mengimbau agar pelanggan yang sering lupa membayar untuk dapat Program Migrasi ke Listrik Layanan Prabayar atau Listrik Pintar.

"Dengan menggunakan listrik prabayar, pelanggan dapat membeli token listrik dengan pilihan nominal mulai dari Rp 20 ribu sampai Rp 5 juta disesuaikan dengan daya terpasang," ungkap Chairuddin, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Dirut PLN Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics

Dikatakan Chairuddin, listrik prabayar ini memiliki beberapa keunggulan seperti tak ada sanksi atau pun tak dikenakan beban biaya.

"Ada beberapa keunggulannya, pemakaian listrik dapat dikendalikan dan tidak ada sanksi pemutusan dan denda keterlambatan. Selain itu, pelanggan tak akan dikenakan biaya beban dan biaya e-min," jelasnya.

Sementara itu, dengan memakai listrik prabayar ini, pembelian token listrik dapat disesuaikan dengan kemampuan pelanggan dan tidak ada batas masa aktif atas token listrik yang dibeli.

Chairuddin juga menegaskan kepada pelanggan yang belum membayar tagihan dapat segera memenuhi kewajiban sebelum terjadi pemutusan listrik.

"Diharapkan kepada pelanggan yang belum melakukan pembayaran rekening listrik agar segera melakukan pembayaran melalui loket pembayaran rekening listrik, bank, kantor pos, mini market retail atau dapat juga melalui aplikasi PLN Mobile ataupun e-commerce lainnya sehingga terhindar dari sanksi pemutusan aliran listrik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved