Breaking News:

Sidang Putusan Terdakwa Narkoba 10 Kg di PN Binjai Ditunda Pekan Depan, Majelis Hakim Beri Pesan Ini

Ketua Majelis Hakim Yusmadi mengatakan, penundaan ini dilakukan, lantaran salinan putusan hukuman terhadap terdakwa belum selesai. 

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN/SATIA
Terdakwa kasus narkoba seberat 10 Kg, Putra Sademo, saat menjalani sidang secara virtual, di Pengadilan Negeri Binjai, Jalan Gatot Subroto, Rabu (28/7/2021). 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI- Sidang putusan terhadap terdakwa kasus narkoba seberat 10 Kg, Putra Sademo harus ditunda pekan depan, di Pengadilan Negeri Binjai, Jalan Gatot Subroto, Rabu (28/7/2021).

Ketua Majelis Hakim Yusmadi mengatakan, penundaan ini dilakukan, lantaran salinan putusan hukuman terhadap terdakwa belum selesai. 

"Kita tunda sidang pada 4 Agustus, kamu baik-baik di sana ya," kata dia, kepada terdakwa saat sidang online di ruang cakra. 

Baca juga: Manajemen PSMS Medan Tunggu Jadwal Resmi Dari Operator Terkait Liga

Sebelumnya, Putra Sademo warga Kelurahan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, dituntut hukuman 20 tahun penjara, oleh Jaksa.

Ia dituntut setelah kedapatan membawa atau menjadi kurir narkotika berjenis sabu-sabu seberat 10 kg, di Jalan Simpang Pintu Masuk Tol Megawati Desa Tandem Hulu-II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. 

"Menuntut dan memutuskan Putra Sademo melakukan perbuatan menjual, membawa narkotika jenis sabu melebihi 1 kg dengan Pidana 20 tahun penjara, dikurangi selama terdakwa ditahan, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Siecsio Br Nainggolan, dalam sidang yang digelar secaa virtual tersebut. 

Menurutnya, terdakwa Putra Sademo telah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Subsider melanggar pasal 112 ayat 2 UU RI Nomo 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga: Manajemen PSMS Medan Tunggu Jadwal Resmi Dari Operator Terkait Liga

"Sementara barang bukti dengan berat bruto 1.045 gram dan netto 1.000 gram setiap bungkusnya yang berjumlah 10 bungkus sudah dimusnahkan oleh Polres Binjai. Barang bukti sepeda motor disita oleh negata," ucapnya. 

Jaksa juga mengakui, terdakwa tersebut adalah kurir. "Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa adalah kurir.

Bandarnya berinisial A kabur," kata Secsio usai sidang. 

(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved