Breaking News:

News Video

Wagub Ijeck Sebut Sumut Siap Lakukan Pendataan Masyarakat Penerima Bantuan Terdampak PPKM

Kabupaten/kota di Sumatera siap melakukan pendataan masyarakat yang berhak mendapat bantuan pemerintah atas dampak pelaksanaan PPKM.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau Ijeck menyampaikan bahwa kabupaten/kota di Sumatera siap melakukan pendataan masyarakat yang berhak mendapat bantuan pemerintah atas dampak pelaksanaan PPKM.

Sehingga berbagai program bantuan dari Pemerintah Pusat, bagi daerah yang menerapkan PPKM Level 4 dan Level 3 di Sumut dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Hal itu diungkapkan Ijeck usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Penanganan Covid-19 di Luar Jawa Bali yang dipimpin Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara virtual pada Rabu (28/7/2021) sore.

"Kita pastikan Sumut Insya Allah siap untuk itu. Pendataan itu untuk diserahkan ke kementerian terkait. Dan sesuai harapan pak gubernur kemarin, kabupaten/kota dan kepada daerah agar mendata benar masyarakat, supaya tidak salah dalam pemberian, dan tepat sasaran," kata Ijeck, di lantai 9 kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu.

Ijeck menilai bantuan dari Pemerintah Pusat di tengah pelaksanaan PPKM Level 4 sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Sehingga, katanya, pemerintah memang mempunyai solusi meski kembali memperpanjang penerapan PPKM dari 26 Juli 2021 hingga 2 Agustus 2021.

Apalagi, menurut Ijeck, penerapan PPKM Level 4 memiliki dampak bagi kehidupan sebagian besar masyarakat.

Adapun berbagai program bantuan dari Pemerintah Pusat di antaranya yakni bantuan sembako, subsidi internet, bantuan prakerja, dan bantuan untuk UMKM.

"Dengan adanya bantuan ini, kita sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, presiden melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Karena memang kita tahu PPKM ini membuat masyarakat mengalami kesulitan," sebut.

Ijeck pun mengungkapkan dalam rakor Penanganan Covid-19 di luar Jawa Bali, Menko Airlangga ada menyinggung soal penyerapan dana bantuan sosial di provinsi dan kabupaten/kota.

Begitu juga dengan tingkat keterisian bed occupancy rate (BOR) di beberapa provinsi di luar Jawa Bali, juga turut dibahas dalam rapat tersebut.

"Saat ini kita di Sumut tingkat BOR, tempat tidur isolasi 65 persen dan ICU 59 persen. Sehingga juga kita siapkan rumah sakit darurat untuk isolasi covid terpusat, 1.000 tempat tidur untuk tahap pertama," ungkapnya.

(ind/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved