Breaking News:

Dinkes Labusel Layangkan Surat Panggilan Ke RSUD Kota Pinang Terkait Kasus Cairan Infus Kedaluwarsa

Sebelumnya sudah mencoba untuk memanggil Direktur RSUD Kota Pinang melalui telepon seluler. Namun belum diangkat sama sekali.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Ayu Prasandi
HO
Bocah perempuan berusia 4 tahun yang diduga menjadi korban malapraktik RSUD Kota Pinang. Korban diberi infus kedaluwarsa oleh perawat rumah sakit.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Kesehatan Labuhanbatu Selatan (Labusel) akan memanggil Direktur RSUD Kota Pinang terkait dugaan cairan infus yang kedaluwarsa suntikkan kepada bocah usia 4 tahun, Selasa (27/7/2021). 

Baca juga: Fenomena Tagar Terkait Kompetisi Olahraga Viral, Indra Efendi : Ini Bentuk Kerinduan

"Rencananya hari ini, cuma itu kan lagi diproses. Jadi hari Senin lah kita panggil. Karena besok kita ada acara syukuran dari Kabupaten," kata Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu Selatan (Labusel) Faisal Harahap kepada Tribun Medan melalui saluran telepon, Kamis (29/7/2021). 

Sebelumnya sudah mencoba untuk memanggil Direktur RSUD Kota Pinang melalui telepon seluler. 

Namun belum diangkat sama sekali.

Sehingga pihaknya masih perlu melayangkan surat panggilan. 

Faisal mengungkapkan sampai saat ini juga pihaknya belum ada dihubungi keluarga korban. Belum ada keluarga dari bocah 4 tahun tersebut yang mengadu ke Dinkes Labusel

"Dari pihak kepolisian juga belum ada meminta keterangan dinas kesehatan terkait kasus tersebut," ujarnya.

Dia pun mengaku jika benar video viral tersebut terjadi, maka baru kali ini RSUD Kota Pinang itu diterpa masalah medis yang me urutnya sangat fatal. 

Baca juga: Rugi Rp 24 Miliar, Irfan Hakim Makin Naik Pitam saat Tahu Sosok Pencuri Arwana Mahal Milik Rekannya

"Baru kali kasus seperti ini terjadi. Itu pun saya lihat dari FB. Makanya kok bisa kecolongan kita," sebutnya. 

Faisal pun mengungkapkan ke depannya akan berencana berkunjung ke rumah bocah 4 tahun tersebut untuk melihat situasi dan kondisi terkini. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved