Breaking News:

News Video

Adanya Pengambilan Kayu dari Hutan di Desa Parmonangan Akibatkan Jalan Desa Rusak, Ini Kata Warga

Seorang warga Desa Parmonangan, Karolus Situmorang mengutarakan bahwa kayu yang diambil diseret dari hutan yang mengakibatkan jalan desa rusak.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ade Saputra

Adanya Pengambilan Kayu dari Hutan di Desa Parmonangan Akibatkan Jalan Desa Rusak, Ini Kata Warga

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Warga Dusun 3, Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir mengeluh karena adanya pengambilan kayu yang diduga berasal dari kawasan hutan.

Menurut seorang warga Desa Parmonangan Karolus Situmorang, operasi pengambilan kayu tersebut sudah berjalan selama sebulan. Walau, satu pekan terakhir ini berhenti, masyarakat tetap resah.

Ia mengutarakan bahwa kayu yang diambil diseret dari hutan yang mengakibatkan jalan desa rusak.

"Kalau enggak salah kira-kira satu bulan yang lalu ini sudah beroperasi. Sejauh saya ingat, itu mulai pada tanggal 16 Juni 2021. Itu mobilnya saya lihat saat saya pas di depan rumah ini sore-sore, saya lihat mobilnya dari arah hutan sana. Kebetulan kami sedang berada di lereng hutan saat ini tinggalnya," ujar seorang warga Karolus Situmorang (33).

Ia juga menjelaskan ukuran kayu yang diambil oleh pihak yang hingga saat ini belum ia ketahui identitasnya.

Ia menjelaskan bahwa kayu yang diambil tersebut berasal dari hutan yang berdekatan dengan dusun mereka.

"Itu dari arah hutan, dan kita adalah dusun terdekat dengan pengambilan kayu itu. Kalau kita lihat, enggak ada lagi desa di sebelah kita ini, kita berbatasan langsung dengan hutan di sini," sambungnya.

"Inilah, dalam sepekan ini, mereka (pengambil kayu) tidak beroperasi. Tapi, seminggu yang lalu mereka mengambil kayunya pada malam hari," sambungnya.

Ia menyampaikan bahwa kayu yang diambil dari arah hutan tersebut diseret sehingga jalanan desa menjadi rusak. Ketakutan mereka bila hal ini terjadi adalah memperparah kejadian saat ini yang sering longsor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved