Breaking News:

Dugaan Suap Pemilihan Wawako Binjai

Kader Partai 'Saling Serang' Setelah Dugaan Suap Pemilihan Wakil Wali Kota Binjai Terbongkar

Ketua partai di Binjai saling serang setelah dugaan suap pemilihan Wakil Wali Kota Binjai terbongkar

Editor: Array A Argus
Tribun Medan
rekaman misterius yang menuduh Wakil Wali Kota Binjai Rizky Yunanda Sitepu menyuap anggota DPRD Kota Binjai agar dilantik sebagai Wakil Wali Kota. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Dugaan suap pemilihan Wakil Wali Kota Binjai kini menjadi sorotan publik.

Setelah dugaan suap pemilihan Wakil Wali Kota Binjai itu terbongkar, sejumlah ketua partai 'saling serang' dan tuding.

Mereka saling tuding soal indikasi suap Rp 20 juta ke anggota DPRD Kota Binjai, yang disebut-sebut diterima sejumlah anggota dewan untuk memenangkan Rizky Yunanda Sitepu, anak mantan Bupati Langkat Ngogesa Sitepu.

"Itu hanya main-main saja. Rekaman itu memang ada, saya buat seperti itu supaya NasDem bertengkar," kata Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Binjai, Irhamsyah Pohan, Jumat (30/7/2021).

Dia mengatakan, dirinya sengaja ingin membongkar borok Ketua DPD Partai NasDem Kota Binjai Edi Putra Sitepu.

Sebab, kata Irhamsyah Pohan, Edi Putra Sitepu punya niat buruk untuk mengganti sejumlah anggota dewan dari Partai NasDem yang sekarang duduk di DPRD Kota Binjai.

Baca juga: Kejari Langkat Tunggu Putusan Hakim Garap Pejabat Dinkes Penerima Suap

"Ada kepentingan ketuanya untuk PAW (pergantian antarwaktu) para anggotanya. Jadi dia sengaja menciptakan isu itu," ungkapnya. 

Irhamsyah Pohan beralasan, dia tidak ada menerima uang sebagaimana percakapan suap yang beradar di publik.

"Sepersen uang pun tidak ada diberikan kepada yang lain, karena saya partai pengusung," ucapnya.

Irhamsyah Pohan menegaskan, bahwa seluruh anggota DPRD Kota Binjai tidak ada menerima uang darinya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved