Breaking News:

ESG Bantu Pemulihan Ekonomi, Menjadi Pertimbangan Penting Bagi Investor  

Tampak peningkatan sebesar 20 persen atas pertimbangan investor terhadap aspek sosial sejak pandemi Covid-19 terjadi.

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Eti Wahyuni
Muhammad Pintor Nasution, Kepala Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bursa Efek Indonesia berharap dengan penerapan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh aktivitas bisnis dan pembangunan dapat membantu pemulihan ekonomi pascapandemi.

Kepala Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara Muhammad Pintor Nasution mengatakan, tantangan global saat ini mendorong berbagai pihak khususnya para investor global maupun dalam negeri untuk semakin menyadari pentingnya penerapan ESG.

"Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya kepedulian investor mengenai aspek ESG yang ditunjukkan melalui hasil survei skala global yang dilakukan oleh BNP Paribas Global tentang minat terhadap produk keuangan dari perusahaan berbasis ESG, " ujarnya, Jumat (30/7/2021).

Tampak peningkatan sebesar 20 persen atas pertimbangan investor terhadap aspek sosial sejak pandemi Covid-19 terjadi.

Baca juga: PGN Raih 16 Penghargaan ESG Awards 2020

Kemudian, sebanyak 79 persen responden setuju dengan mempertimbangkan aspek sosial akan memberikan dampak positif juga bagi investasi jangka panjang dan manajemen risiko mereka.

"Hal tersebut adalah peluang yang harus kita manfaatkan. Untuk itu dibutuhkan upaya bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk dapat memasukkan inisiatif-inisiatif yang mendukung implementasi ESG serta turut mengintegrasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dalam setiap kebijakan, strategi dan kegiatan bisnisnya, " sambungnya.

Lanjutnya, upaya tersebut bertujuan agar pemulihan perekonomian dan keuangan berkelanjutan di Indonesia tercapai.

Beberapa upaya yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen regulator untuk mendukung penerapan ESG di lingkungan Pasar Modal Indonesia, diantaranya adalah dengan bergabungnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi partner dalam Sustainable Stock Exchange (SSE) pada 18 April 2019 serta sebagai Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) Supporters pada 15 Juni 2021.

Dengan keterlibatan dalam kedua organisasi gugus tugas tersebut, diharapkan turut menghasilkan program-program yang mendukung penerapan ESG di lingkungan Pasar Modal Indonesia.

Dalam kancah internasional, peran Indonesia semakin diakui oleh negara-negara di dunia. Indonesia telah dipercaya menjadi tuan rumah atau Presidensi pada ajang The Group of Twenty (G20) Tahun 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved