Breaking News:

Jalan Bunga Asoka Dibeton Bulan Depan, Warga Berharap Pembangunan Tidak Ditunda

Beberapa kendaraan yang melintas terlihat kesulitan untuk melewati jalan. Kendaraan pun terpaksa menumpuk di areal ruas jalan yang rusak.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
KONDISI terkini Jalan Bunga Asoka, Kelurahan Asam Kumbang, Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pembangunan Jalan Bunga Asoka, Kecamatan Medan Sunggal direncanakan akan dilakukan pada Agustus 2021 mendatang. Sebelumnya, warga mengeluhkan Jalan Bunga Asoka yang sudah rusak menahun.

Mendengar kabar akan dibangun pada bulan depan, warga mengaku senang. Namun berharap agar janji pembangunan tersebut segera direalisasi. "Ya kita menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Tapi kalau bisa jangan ditunda," ujar seorang warga sekitar, Isma, Jumat (30/7/2021).

Isma mengatakan, selama ini pembangunan Jalan Bunga Asoka belum menjadi perhatian pemerintah. "Belum banyak yang memperhatikan jalan ini sampai lama kelamaan semakin parah," tuturnya.

Dirinya berharap jika pembangunan berlangsung, pemerintah dapat memikirkan skenario agar pembangunan jalan tidak menyebabkan kemacetan yang panjang. "Kalau nanti jadi dibangun kan ini satu-satunya jalur truk ya, jadi kalau dibangun kemungkinan kemacetan panjang nantinya. Kalau bisa itu juga dipikirkan," katanya.

Amatan Tribun Medan di lokasi, kondisi Jalan Bunga Asoka tidak begitu banyak berubah dari sebelumnya. Beberapa kendaraan yang melintas terlihat kesulitan untuk melewati jalan. Kendaraan pun terpaksa menumpuk di areal ruas jalan yang rusak.

Baca juga: Pascaerupsi, Aktivitas Vulkanik Gunung Sinabung Masih Terpantau Fluktuatif

Berdasarkan keterangan warga, rusaknya Jalan Bunga Asoka diakibatkan banyaknya truk dan kendaraan berat yang lewat. Warga pun sejak beberapa bulan lalu telah memasang spanduk bertuliskan "Truk bermuatan di atas 3 ton dilarang lewat".

Warga lainnya, Pradilla menuturkan, kurang lebih ada empat ruas jalan yang berlubang di sepanjang Jalan Bunga Asoka. Beberapa diantaranya rusak parah dan sering menyebabkan kendaraan rusak. "Selebihnya lubang-lubang kecil di pinggir jalan. Lubangnya sering buat sepeda motor rusak," ucapnya.

Lokasi Jalan Bunga Asoka termasuk jalan besar yang menghubungkan antara Jalan Ringroad/Gagak hitam dan Jalan PDAM Tirtanadi Sunggal. Di jalan ini juga merupakan lokasi SMP favorit di Medan yakni SMP Negeri 1 Medan, serta beberapa perumahan elit. Jalan Bunga Asoka juga merupakan rute alternatif menuju lokasi wisata Taman Buaya Asam Kumbang.

Pola Swakelola

KEPALA Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Zulfansyah mengatakan pembangunan Jalan Bunga Asoka menggunakan pola swakelola.

Dikatakannya, saat ini proses pembangunan jalan tengah menunggu pengadaan besi jalan. "InsyaAllah bulan Agustus akan segera dilaksanakan," katanya, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan Jalan Bunga Asoka merupakan jalan penghubung antara Jalan Sakura Raya yang merupakan milik provinsi dan Jalan Ringroad yang merupakan jalan milik pemerintah pusat.

Dikatakannya, kedua jalan tersebut merupakan jalan yang kapasitasnya mencukupi untuk dilewati oleh kendaraan berat. Sementara Jalan Bunga Asoka yang merupakan jalan penghubung kapasitasnya masih belum mencukupi. "Dan memang kedua jalan itu dilalui kendaraan berat di atas tiga ton, dan penghubungnya adalah jalan ini. Jadi kendaraan berat sering lewat sini. Melihat kapasitas tonase jalan ini sebenarnya belum memungkinkan untuk dijadikan jalan penghubung karena kapasitas nya maksimal 3 ton kendaraan," jelasnya beberapa waktu lalu.

Karena itulah, kata Bobby, Jalan Bunga Asoka kerap rusak. Dirinya berjanji paling lama pembangunan Jalan Bunga Asoka dimulai bulan depan (Agustus). Dirinya memastikan, pembangunan jalan akan dilakukan dengan material beton sehingga kapasitas tonase kendaraan mencukupi.(cr14/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved