TRIBUNWIKI
Lirik dan Arti Lagu O Taneh Karo Simalem, Jadi Lagu Wajib Anak Sekolah
Lagu ciptaan komponis Nasional Djaga Depari ini bisa dibilang salah satu lagu daerah, yang wajib dihapal oleh anak sekolah di Kabupaten Karo.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Lagu O Taneh Karo Simalem musti sudah tidak asing bagi muda mudi yang tinggal di Kabupaten Karo Sumatera Utara.
Lagu ciptaan komponis Nasional Djaga Depari ini bisa dibilang salah satu lagu daerah, yang wajib dihapal oleh anak sekolah di Kabupaten Karo.
Sebagian besar Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Karo mewajibkan murid agar menghapal lagu tersebut.
Tidak hanya itu, lagu ini juga sering dinyanyikan dalam momen-momen tertentu seperti upacara, pentas seni, dan sebagainya.
Lagu ini memberi pesan kepada masyarakat suku Karo, agar selalu mencintai kampung halaman dimana pun berada.
Baca juga: Lirik Lagu Karo Antara Orangtua Ras Ate Ngena by Mey Permata Tarigan
Berikut lirik dan arti lagu O Taneh Karo Simalem.
O Taneh Karo Simalem
Kutatap ras kutulihken
Taneh ingan kemulihen
Kujamu kuema-ema bage
Taneh karo mejile
O Taneh Karo Simalem
Inganta cio cilinggem
Meganjang kal beritana
Sebelang-belang dunia
Mehamat kal kap jelmana kerina
La kal lit si jegirna
O Taneh Karo Simalem
Ingan cio cilinggem
I kepar lawit si apai kin ndia
Kecibalenku kin gia
Keleng kel ateku ia
Lalap la erleka-leka
Baca juga: Lirik Lagu Karo Kuinget Kena Rusur by Plato Ginting
Artinya
Tanah Karo Tercinta
Kutatap dan kuperhatikan
Tanah tempat kelahiranku
“Kuelus” dan 'kucium-cium' terus
Tanah Karo yang indah
O Tanah Karo Tercinta
Tempat berteduh dan bernaung
Tersiar beritanya
Ke seluruh penjuru dunia
Ramah-ramah penduduknya
Tidak ada yang angkuh
O Tanah Karo tercinta
Tempat berteduh dan bernaung
Di seberang lautan
Tempatku berada sekarang
Namun cintaku tetap padanya
Tiada berkurang sedikitpun
O Tanah Karo tercinta
Tempat berteduh dan bernaung
(cr21/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jalan-jamin-ginting-kabupaten-karo-sumatera-utara.jpg)