Breaking News:

Menyeberang ke Samosir Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin Pertama, Berlaku Sampai 7 Agustus

Warga yang hendak menyeberang ke Pulau Samosir dari Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, wajib menunjukkan sertifikat vaksin pertama.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Dermaga Tigaras, Simalungun tampak sepi kendaraan yang hendak menyeberang ke Dermaga Simanindo, Kabupaten Samosir, Kamis (6/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Warga yang hendak menyeberang ke Pulau Samosir dari Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, wajib menunjukkan sertifikat vaksin pertama dan surat hasil tes rapid antigen dengan hasil negatif (H-1).

Kepala Regu Pelabuhan Tigaras-Simanindo Charter Panggabean mengatakan, aturan tersebut berlaku hingga 7 Agustus 2021 mendatang. Pemkab Samosir telah memasang pengumuman di pos-pos pelabuhan di luar kabupaten.

"Mereka (Pemkab Samosir) besok akan menempatkan imbauan ini di Pelabuhan Tigaras," ujar Carter, Sabtu (31/7/2021) sore.

Aturan ini sudah berjalan selama dua pekan dan akan berakhir 31 Juli 2021. Namun Pemkab Samosir memperpanjang  hingga 7 Agustus.

Carter mengaku tak mudah membatasi perjalanan masyarakat begitu saja. Sebab sehari-hari ada kalangan masyarakat yang memang melakukan aktivitas penyeberangan melintasi Danau Toba tersebut. 

Untuk pekerja yang memang melintasi Danau Toba ini, pihak Dermaga Pelabuhan Tigaras-Simanindo hanya meminta untuk menyertakan vaksin dosis pertama. Surat hasil swab antigen tidak diperlukan.

"Prioritas kita ke yang vaksin dosis pertama aja dulu. Kalau yang mesti harus ada hasil Swab Antigen/PCR negatif kan memberatkan masyarakat yang memang kerja melintasi dua daerah ini," kata Carter seraya mengungkit biaya yang bakal memberatkan masyarakat.

Carter mengatakan adanya instruksi Bupati Samosir ini tentunya berdampak dengan okupansi kepal penyeberangan Tigaras-Simanindo. Di waktu normal biasanya, mereka bisa menyeberangkan 12 trip KMP Sumut I dan KMP Sumut II dari Tigaras - Simanindo maupun sebaliknya.

Tetapi setelah ada aturan vaksin, jumlah penyeberang menurun drastis. Alhasil mereka hanya menyeberangkan sesuai jumlah penyeberang yang dianggap layak.

"Biasanya jadwal kita nyeberang itu per jam. Kalau sekarang ya nggak bisa. Nggak ada yang nyeberang. Sekarang, misal sudah ada tiga atau empat mobil dan pengendara bisa menunjukkan kartu vaksin, ya kita seberang kan," Carter.

Instruksi Bupati Samosir No.2 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 3, seluruh obyek wisata di Kabupaten Simalungun ditutup hingga 7 Agustus 2021. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved