Breaking News:

Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Muhammadiyah Kota Medan Tidak Rayakan Ultah ke-58 karena Hal Ini

Di masing-masing cabang tetap disarankan latihan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan
Atraksi Pencak Silat sambut kedatangan Djarot di Rakercabsus PDIP Kabupaten Madina, Minggu (27/5/2018) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Akibat pandemi yang melanda Tanah Air, ditambah lagi kebijakan PPKM yang dikeluarkan oleh pemerintah, perguruan pencak silat Tapak Suci Muhammadiyah Kota Medan, tidak melaksanakan peringatan ulang ke-58.

Sejatinya pelaksanaan peringatan ulang tahun itu dilaksanakan pada, Sabtu (31/7/2021) lalu. Namun, Ketua Tapak Suci Muhammadiyah Kota Medan, Andi Syahputra mengaku, memaklumi hal itu.

Baca juga: Selamat Sianipar, Pasien Covid-19 yang Sempat Disiksa Warga di Toba Meninggal di RSUP Adam Malik

"Tidak ada kegiatan peringatan. Karena saat ini sedang PPKM level 4 di Kota Medan. Kita mengikuti anjuran pemerintah. Kalo kegiatan khusus tentang perayaan ulang tahun juga gak ada," ujarnya kepada Tribun Medan, Minggu (1/8/2021).

Namun, sambungnya, di masing-masing cabang tetap disarankan latihan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Meski sedikit kecewa, Andi menyebutkan, persoalan kesehatan lebih penting dari pada kegiatan seremonial. Akunya, ia tidak ingin menciptakan kluster baru untuk persebaran Covid-19 di pencak silat.

"Kita berharap, semoga pandemi ini cepat berakhir. Sehingga, kita bisa melakukan aktifitas latihan seperti biasa. Selain itu biar kita juga bisa buat kejuaraan untuk penyemangat membuat prestasi yang lebih baik bagi seluruh pesilat di Tapak Suci Kota Medan," katanya.

Disinggung mengenai agenda yang akan dilakukan setelah pandemi mereda, Andi mengatakan, Tapak Suci Kota Medan akan menggelar kompetisi bertajuk, kejuaraan daerah (kejurda) memperebutkan piala Walikota Medan.

Ia menjelaskan, agenda ini merupakan agenda yang sempat tertunda karena pandemi. Berdasarkan jadwal, kejurda tersebut seharusnya digelar sebelum penerapan kebijakan PPKM.

Baca juga: Dimas Arif Hidayat, Atlet Petanque Sumut, Berharap Cetak Sejarah Baru di PON

"Sebenarnya kemarin, pas ada wacana pemerintah melakukan sekolah secara tatap muka. Namun begitu ada PPKM darurat dan tatap muka di tunda, maka kejuaraan pun di tunda," ucapnya.

Sebelumnya diketahui, Tapak Suci berdiri pada tanggal 10 Rabiul Awal 1383 H, atau bertepatan dengan tanggal 31 Juli 1963 di Kauman, Yogyakarta. Perguruan ini berada di bawah naungan organisasi Muhammadiyah.

(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved