Breaking News:

RAJA OTT KPK Ungkap Penyebab Sepi Tangkapan 3 Bulan, KPK Dibelenggu Kondisi Ini

Pasalnya, sudah nyaris tiga bulan atau tepatnya 83 hari, KPK tak melancarkan giat operasi tangkap tangan (OTT).

Editor: Salomo Tarigan
Twitter
Tahanan KPK kasus korupsi masih bisa cengar-cengir 

TRIBUN-MEDAN.com -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini menjadi sorotan.

Pasalnya, sudah nyaris tiga bulan atau tepatnya 83 hari, KPK tak melancarkan giat operasi tangkap tangan (OTT).

Dua kepala satuan tugas (kasatgas) penyidik yang tak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) berbicara mengenai Surat Keputusan (SK) Nomor 652 Tahun 2021, yang menjadi sumber macetnya keran OTT.

SK tersebut tak lain berisi tentang hasil asesmen TWK yaitu penonaktifan 75 pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat (TMS) menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Dalam SK tersebut, 75 pegawai KPK tak lulus TWK diharuskan menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsung.

Kasatgas Penyidik nonaktif KPK Andre Dedy Nainggolan mengatakan, banyak penyelidik dan penyidik TMS yang menangani kasus strategis tidak bisa bekerja hingga saat ini.

"Yang jelas sampai hari ini penyelidik serta penyidik yang menangani kasus strategis dan dinyatakan TMS, termasuk saya, tidak bisa bekerja menangani kasus," kata pria yang karib disapa Nainggo itu kepada Tribunnews.com, Sabtu (31/7/2021).

Hal tersebut, tak lain dikarenakan sejumlah penyelidik dan penyidik terbelenggu SK 652/2021, yang membuat mereka tidak bisa bekerja.

"Karena adanya SK yang secara de facto membuat kami tidak bisa bekerja yang tentu akan berpengaruh terhadap kinerja KPK itu sendiri," ujar Nainggo.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved