Breaking News:

Cabai Merah Sumbang Inflasi Kota Medan

Dengan demikian, gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara pada Juli 2021 inflasi 0,29 persen.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Pedagang cabai merah di Pasar Petisah, Minggu (26/7/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatat empat kota IHK di Sumatera Utara mengalami inflasi per Juli 2021. Adapun empat kota tersebut, diantaranya Sibolga sebesar 0,62 persen, Medan sebesar 0,31 persen, Padangsidimpuan sebesar 0,18 persen, dan Gunung Sitoli sebesar 0,52 persen.

Sementara itu, Pematangsiantar mengalami deflasi 0,03 persen. Dengan demikian, gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara pada Juli 2021 inflasi 0,29 persen.

Terkait hal ini, kota Medan menempati urutan kedua inflasi pada bulan Juli 2021 ini sebesar 0,31 persen. Meningkat 0,28 persen dibanding pada periode Juni lalu sebesar 0,03 persen.

Persentase ini terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,50 pada Juni 2021 menjadi 104,82 pada Juli 2021.

Baca juga: BI Sumut Optimistis Dorong Laju Inflasi hingga Akhir Tahun

Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga dari enam kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,86 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,09 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,52 persen.

“Kemudian ada kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen, kelompok transportasi sebesar 0,20 persen dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,02 persen," ungkap Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi, Senin (2/8/2021).

Sementara itu, selama PPKM level 4 ini kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menunjukkan penurunan indeks sebesar 0,27 persen.

Empat kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, dan kelompok pendidikan, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran.

Dikatakan Syech, komoditas utama penyumbang inflasi selama Juli 2021 di Medan antara lain, cabai merah sebesar 0,24 persen, cabai rawit 0,06 persen, kacang panjang 0,06 persen, ikan asin teri, cabai hijau, dan ketimun sebesar 0,02 persen, dan angkutan udara 0,01 persen.

Sementara itu, beberapa komoditas yang memberikan andil deflasi, antara lain daging ayam ras, ikan dencis, udang basah, ikan tongkol/ambu-ambu, minyak goreng, pepaya, dan pir.(cr13)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved