Breaking News:

DPC PDI P Medan Minta Pemko Tambah UPT Damkar

Saat ini bantuan makanan dan kebutuhan lainnya sebagai tanggap darurat untuk korban kebakaran sudah mencukupi.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
DPC PDI Perjuangan Kota Medan menyerahkan bantuan material bangunan kepada warga korban kebakaran di dua tempat berbeda yakni Jalan PWS, Gang Nangka Kecamatan Medan Kota, dan Jalan Haji Adam Malik, Kecamatan Medan Barat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - DPC PDI Perjuangan Kota Medan menyerahkan bantuan material bangunan kepada warga korban kebakaran di dua tempat berbeda yakni Jalan PWS, Gang Nangka Kecamatan Medan Kota, dan Jalan Haji Adam Malik, Kecamatan Medan Barat.

Bantuan tersebut merupakan swadaya dan gotong-royong kader partai.

"Kami serahkan kepada korban kebakaran di Jalan PWS Gang Nangka dan di Jalan H. Adam Malik, Medan. Semoga bisa membantu dan bermanfaat," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, Senin (2/8/2021).

Ketua DPRD Kota Medan ini mengatakan, saat ini bantuan makanan dan kebutuhan lainnya sebagai tanggap darurat untuk korban kebakaran sudah mencukupi. Namun, kata Hasyim, bantuan material yang masih minim.

"Kami mendorong Pemko Medan agar ikut memberi bantuan material agar mereka dapat membangun kembali. Kasihan juga jika  dibiarkan terlalu lama,” ujarnya.

Dikatakan Hasyim, pihaknya juga mengusulkan kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution agar secepatnya membangun Unit Pelaksana Teknis (UPT) di setiap kecamatan yang ada di Kota Medan, termasuk pembangunan hydrant air.

Semuanya, kata Hasyim, tidak terlepas setelah melihat berbagai peristiwa kebakaran di Kota Medan, di mana para petugas tidak tepat waktu tiba di lokasi kejadian. "Usulan UPT Dinas Pemadam Kebakaran ini sudah lama kami suarakan, kiranya dapat direspon cepat oleh Wali Kota Medan," kata Hasyim.

Terkait dengan hydrant air, kata Hasyim, hal ini perlu selain membantu tugas dari Dinas Pemadam Kebakaran bila terjadi kebakaran diwilayah terpencil atau gang. "Seperti lokasi kebakaran di Jalan PWS Gang Nangka sangat sempit, tapi padat penduduk yang menyulitkan pihak petugas pemadam kebakaran memadamkan api," katanya.

Dirinya berharap, dengan penambahan UPT yang dilakukan dapat mempercepat waktu respon (responds time) dalam keadaan darurat kebakaran.

"Dinas Pemadam Kebakaran Medan juga  belum memiliki mobil pemadan ukuran mini yang bisa menembus gang atau lorong. Bila nantinya ada hydrant air di setiap lingkungan dapat membantu petugas sendiri. Jadi, kita harapkan kepada Pemko Medan dalam hal ini Wali Mota Medan agar  bisa merespon dengan secepatnya," kata Hasyim. (cr14/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved