Breaking News:

SIDANG Bandar Judi Ko Ahwat Ditunda hingga 8 Kali, Humas Pengadilan Negeri Medan Ungkap Alasannya

Terdakwa penculikan berujung pembunuhan, kini jadi perhatian publik karena hanya divonis hukuman 5 bulan 3 hari penjara di PN Medan.

Tribun-medan.com/ Gita Nadia Putri
Humas Pengadilan Negeri Medan, Imanuel Tarigan 

Setelah dilakukan interogasi ternyata benar bahwa di tempat tersebut digunakan sebagai kantor untuk menyelenggarakan perjudian online, yang mana Nurul bersama dengan Reza, Muhammad Dandi sebagai karyawan judi online.

Sementara itu disebutkan bahwa terdakwa Edy Suwanto Sukandi berperan sebagai bandar atau pemilik website judi online diwebsite www.kompashoki.com, kemudian pada hari Minggu tanggal 20 September 2020 sekitar pukul 17.00 WIB datang menyerahkan diri ke kantor Ditreskrimum Polda Sumut kemudian dilakukan penangkapan.

Terdakwa Edy mengakui ada menyelenggarakan perjudian online di website www.kompashoki.com yang mana peran dari terdakwa Edy sebagai Bandar pemilik website, Handi Alias Ahan sebagai Supervisor atau pengawas, Nurul sebagai sebagai karyawan dan bertugas membayar gaji, Muhammad Dandi dan Reza

Dalam dakwaan disebutkan Nurul digaji Rp 7 juta per bulan, sementara itu Reza yang beetugas melayani live chat para member atau nasabah perjudian online mendapatkan gaji Rp 4 juta bulan, dan Muhammad Dandi melayani live chat para member atau nasabah perjudian online dengan gaji Rp 3.5 juta per bulan.

Sementara itu, disebutkan dalam berperan sebagai Bandar atau pemilik website perjudian online melalui website www.kompashoki.com mendapatkan omset setiap putaran sebesar Rp 18 juta s/d Rp 30 juta, yang mana perbuatan tersebut sudah dilakukan sejak bulan Febuari 2020.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved