Breaking News:

CPNS Karo 2021, Sebanyak 986 Peserta Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat Administrasi

Pemerintah Kabupaten Karo telah mengumumkan hasil seleksi berkas administrasi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2021.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Penyerakan SK pengangkatan CPNS formasi tahun 2019 di Aula Kantor Bupati Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Rabu (6/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Pemerintah Kabupaten Karo telah mengumumkan hasil seleksi berkas administrasi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2021. Diketahui, pada tahun ini BKD mencatat ada sebanyak 3.945 orang pelamar yang mendaftar CPNS di lingkungan Pemkab Karo. 

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) BKD Pemkab Karo Hendra Bangun, terdapat 986 peserta yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). 

"Tadi malam sudah kita umumkan, dan dari total pelamar 2.959 dinyatakan memenuhi syarat dan sebanyak 986 peserta dinyatakan TMS," ujar Hendra, Selasa (3/8/2021).

Hendra mengatakan, setelah ditandatangani oleh Bupati pihaknya lansung mengumumkan rincian pelamar yang dinyatakan MS dan TMS pada seleksi berkas ini ke portal resmi Pemkab Karo. Selain itu, dirinya juga menyebutkan pihaknya juga mengirimkan pengumuman ini ke akun masing-masing peserta. 

Hendra mengungkapkan, pada pengumuman yang dikirimkan ke peserta pihaknya juga menyertakan alasan para pelamar yang dinyatakan TMS. Dirinya menyebutkan, hal ini dilakukan agar nantinya para pelamar yang dinyatakan TMS bisa mengetahui alasan yang membuatnya gagal pada seleksi tahapan awal ini. 

"Ke akun peserta juga kita umumkan secara langsung, dan ada alasannya. Supaya peserta tahu berkas apa yang tidak lengkap," katanya. 

Dirinya mengungkapkan, dari seluruh peserta yang dinyatakan TMS ini dominan karena peserta salah memasukkan berkas yang diminta ke akun pendaftaran. Mulai dari berkas seperti ijazah dan latar pendidikan yang tidak sesuai, hingga berkas yang tidak lengkap. 

"Banyak juga yang salah memasukkan berkasnya, dan ada juga yang berkasnya tidak lengkap," ucapnya. 

Padahal, dirinya mengatakan pihaknya telah berulang kali mengingatkan para peserta agar mengisi berkas yang diminta dengan hati-hati. Bahkan, dilakukan juga perpanjangan waktu pendaftaran.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan setelah diumumkan pihaknya memberikan waktu kepada para peserta yang dinyatakan TMS untuk melakukan sanggahan. Dirinya mengatakan, proses sanggahan mulai bisa dilakukan sejak Rabu (4/8/2021) esok hingga Jumat (6/8/2021) mendatang. 

"Nanti peserta dipersilakan mengajukan sanggahan melalui portal pendaftaran, tapi tidak bisa melakukan perbaikan," katanya. 

Dirinya mengungkapkan, nantinya setelah dilakukan proses sanggahan dan diketahui ada kesalahan dari panitia, maka status peserta yang sebelumnya dinyatakan TMS akan diganti menjadi MS. Namun, jika alasan TMS diketahui karena kesalahan peserta, maka status TMS akan mutlak. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved