Breaking News:

Ekspor Sektor Pertanian Meningkat 49 Persen,

Pengiriman ekspor pada semester I ini terbesar berasal dari lemak dan minyak nabati/hewani sebesar 41,55 persen atau US$ 2,24 miliar

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
WWF/J Morgan
Seorang lelaki menunjukkan buah sawit brondolan. Sawit merupakan salah satu komoditas ekspor andalan Sumut. 

TRIBUN-MEDAN,com, MEDAN - Sumatera Utara tercatat mengalami penurunan ekspor per Juni 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatat bahwa nilai ekspor melalui pelabuhan muat di Sumut pada Juni 2021 sebesar US$ 886,32, menurun 3,01 persen dibanding Mei 2021 sebesar US$ 913,86 juta.

Namun, Jika dilihat secara year on year (yoy), nilai ekspor Januari-Juni 2021 berjumlah US$5,38 miliar, meningkat dibanding tahun 2020 dengan periode yang sama sebesar US$ 3,68 miliar.

"Jika dilihat secara kumulatif, ekspor kita meningkat sebesar 46,19 persen karena periode yang sama pada tahun lalu ekspor kita hanya US$3,68 miliar," ungkap Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Ekspor Tumbuh, Garuda Optimalkan Layanan Chargo dan Charter

Dikatakan Syech, pengiriman ekspor pada semester I ini terbesar berasal dari lemak dan minyak nabati/hewani sebesar 41,55 persen atau US$ 2,24 miliar.

Jumlah ini diikuti oleh Karet dan barang dari karet sebesar 15,58 persen atau US$ 838,69 juta.

Sementara itu, ekspor berdasarkan sektor, Sektor Pertanian pada bulan Juni mengalami kenaikan 49,04 persen atau US$ 17,58 juta dibandingkan bulan Mei 2021. Namun, ekspor untuk sektor industri turun sebesar 5,14 persen atau US$ 45,10 juta.

Berdasarkan tujuan, Negara Tiongkok saat ini masih menjadi pangsa pasar terbesar Sumut sebesar US$ 156,96 juta, diikuti Amerika Serikat sebesar US$ 115,10 juta, dan Rusia sebesar US$ 69,12 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,50 persen.

Syech menyebutkan bahwa sekitar 34,73 persen barang ekspor dari Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN.

"Untuk kawasan Asia di luar ASEAN, negara India, Jepang, dan Pakistan juga merupakan pangsa ekspor masing-masing sebesar US$ 42,90 juta, US$ 40,36 dan US$ 12,87 juta," ujarnya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved