Breaking News:

RS Vita Insani Siantar Sediakan 33 Tempat Tidur untuk Mengantisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Manajemen RS Vita Insani Pematangsiantar akhirnya menyediakan 30 persen tempat tidur yang ada untuk perawatan Isolasi Covid-19.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
(Tribun Medan - HO)
RS Vita Insani Pematangsiantar menerima bantuan APD dari Kalbe Farma pada Mei 2020 lalu 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Manajemen RS Vita Insani Pematangsiantar akhirnya menyediakan 30 persen tempat tidur yang ada untuk perawatan Isolasi Covid-19.

Keputusan ini diambil seiring dengan permintaan Menkes Budi Gunadi Sadikin agar rumah sakit di Indonesia menyediakan 30 persen tempat tidurnya antisipasi lonjakan Covid-19.

Humas RS Vita Insani Sutrisno Dalimunthe menyampaikan pihaknya sudah menjalankan instruksi tersebut selama sebulan terakhir.

Per hari ini, Selasa (3/8/2021) jumlah tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19 ada 33 buah.

"Sudah ada, sudah berjalan sebulan. Kita sediakan 30 persen dari seluruh bed (tempat tidur) yang ada, atau 33 bed sekarang. Ada dua yang kosong tempat tidur hari ini," kata Sutrisno seraya menyebut ada peningkatan pasien rata rata perharinya.

Sutrisno mengatakan, ruang isolasi ini diibaratkan sebagai pengganti isolasi mandiri para pasien.

Tim medis akan terus menerus memperhatikan kondisi pasien Covid-19 dengan pemberian obat-obatan secara berkala.

Lantaran RS Vita Insani mulai melayani pasien Covid-19, manajemen harus membagi aktivitas pelayanan dengan pasien umum lainnya.

Hanya saja, untuk ketersediaan ruang ICU bagi pasien Covid-19, pihak RS Vita Insani belum memenuhinya.

"Dia datang dengan keluhan, kita swab, terus begitu terkonfirmasi langsung masuk isolasi. Jika keadaan pasien sedang menuju berat, itu kita rujuk ke rumah sakit lain yang memiliki layanan lebih. Kita rujuk ke mana yang menerima, bisa kita rujuk ke rumah sakit yang ada Deliserdang, bahkan Binjai," katanya.

RS Vita Insani belum memiliki sarana prasarana yang penuh untuk merawat pasien terkonfirmasi positif dengan gejala berat.

Sementara waktu, upaya pendeteksian Covid-19 masih mengandalkan swab tes antigen.

Manajemen masih berupaya menyediakan pemeriksaan PCR Test bisa dilayani RS Vita Insani.

"Dengan diagnosa alat swab antigen, sudah terkonfirmasi, langsung dirawat di sini. Oksigen masih terpenuhi. Ruangan masih. Kemudian kebutuhan PCR masih sedang dipenuhi," katanya.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved