Breaking News:

Seribuan Pegawai Pemkab Sergai Serentak Belanja di Pasar Tradisional untuk Grebek Dahsyat

Pada Grebek Dahsyat kali ini ada lima lokasi pasar rakyat yang menjadi tempat bagi para ASN dari seluruh OPD untuk membeli kebutuhan harian.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Bupati Sergai Darma Wijaya dan istri belanja kebutuhan harian di pasar rakyat (Grebek Dahsyat), bertempat di Pasar Percontohan, Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Sergai, Sumatera Utara, Selasa (3/8/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya bersama seribuan pegawai melakukan gelaran gerakan belanja bersama kebutuhan dapur dan harian di pasar rakyat (Grebek Dahsyat), Selasa (3/8/2021).

Bupati menyebut pada gelaran Grebek Dahsyat kali ini ada lima lokasi pasar rakyat yang menjadi tempat bagi para ASN dari seluruh OPD untuk membeli kebutuhan harian.

"Selain di Pasar Rakyat Dolok Masihul, ASN se-Pemkab Sergai juga diarahkan untuk berbelanja di pasar tradisional yang ada di Perbaungan, Sei Rampah, Sei Buluh dan Tanjung Beringin. Kita canangkan kegiatan ini di setiap awal bulan," ujar Darma. 

Ia kemudian merinci untuk jumlah ASN yang diturunkan di Pasar Rakyat Dolok Masihul ada sebanyak 250 orang, di Sei Rampah 250 orang, di Tanjung Beringin 150 orang, di Perbaungan sebanyak 250 orang dan terakhir di Sei Buluh sebanyak 100 orang, sehingga total ada sekitar 1.000 ASN yang meramaikan transaksi di pasar tradisional.

"Diadakannya kegiatan Grebek Dahsyat ini tentu bertujuan untuk menggerakkan perekonomian rakyat di pasar. Di masa pandemi seperti saat ini, tentu saja perekonomian menjadi salah satu sektor yang terdampak paling besar, apalagi bagi masyarakat yang bermatapencarian sebagai pedagang di pasar," ujar Darma 

Untuk itu, Lanjut Bupati Sergai atau yang kerap disapa Bang Wiwiek, ASN sebagai salah satu kelompok masyarakat yang cenderung stabil secara pendapatan di masa pandemi dapat diandalkan untuk ikut membantu menghidupkan kegiatan jual-beli di pasar tradisional sehingga bisa menggerakkan perekonomian lokal.

"Sama seperti di kegiatan sebelumnya, saya harap para ASN Pemkab Sergai bisa memanfaatkan momen ini untuk membeli kebutuhan harian dalam jumlah yang wajar, bukan sekadar hadir saja. Namun tetap kami ingatkan agar setiap aktivitas yang dilaksanakan harus dengan protokol kesehatan (prokes). Masker selalu dipakai. Bagi yang belum vaksin, segera ikut vaksin supaya imun tubuh kuat," ucap Darma.

Bupati juga menyerahkan bantuan timbangan sebanyak 40 unit kepada para pedagang.

"Dalam jual beli, kejujuran adalah hal yang penting supaya pembeli percaya. Salah satunya adalah presisinya alat ukur timbangan. Dengan adanya bantuan dari Kementerian Perdagangan RI ini, semoga bisa bermanfaat, terutama kepada pedagang mikro di Sergai," ujar Darma. 

Bupati menambahkan, ini juga merupakan usaha bersama untuk mempertahankan status Sergai sebagai daerah tertib ukur. Ini akan berpengaruh terhadap iklim investasi yang kondusif di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved