Breaking News:

News Video

Keluarga Ingin Gelar Acara Duka Bagi Jenazah Covid-19, Satgas Terjun dan Minta Kuburkan Sesuai SOP

Keluarga tak bisa banyak berkilah, Bupati Toba minta jasad yang sudah dinyatakan positif Covid-19 di Toba dikuburkan dengan mengikuti SOP.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Keluarga tak bisa banyak berkilah, Bupati Toba minta jasad yang sudah dinyatakan positif Covid-19 di Toba dikuburkan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) penuangan Covid-19.

Terlihat di dalam rumah, jasad tersebut masih belum dilakukan pemulasaraan Covid-19 karena awalnya keluarga tak mau melakukan penguburan sesuai dengan pemulasaraan jasad Covid-19.

Karena dinilai tidak mengindahkan sosialisasi yang dilakukan tim Satgas Covid-19, Bupati Toba Poltak Sitorus bersama anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Toba sambangi rumah duka.

Bupati Toba Poltak Sitorus menyampaikan secara singkat maksud kehadiran mereka.

"Kami datang ke sini untuk menyampaiakan agar keluarga mengetahui SOP penguburan jasad yang telah dinyatakan Covid-19," ujarnya saat berada di areal rumah duka di Kota Balige pada Selasa (3/8/2021) malam.

"Hal ini kita lakukan agar jangan ada yang tertular ke tempat yang lain, kepada keluarga terdekat maupun yang lain," sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa jasad yang ada dalam rumah duka tersebut telah dinyatakan positif Covid-19 melalui rapid antigen dari Rumah Sakit HKBP Balige.

"Walaupun masih test antigen, menurut penelitian, itu sudah 97 persen menyatakan itu positif," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan medis yang telah menyatakan bahwa jasad tersebut dinyatakan positif Covid-19 harus dimakamkan dengan SOP penanganan Covid-19.

Lanjutnya, hal itu dilakukan agar tidak terjadi penularan kepada orang lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved