Omzet Tenant Anjlok 90 Persen, Plaza Millenium Gratiskan Biaya Sewa Selama PPKM Level 4
Untuk dapat terus bertahan, penjual ponsel di Plaza Millenium memilih untuk berjualan secara online ataupun secara Cash on Delivery (COD).
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perpanjangan PPKM level 4 di kota Medan tentunya membuat para pelaku usaha menjerit terutama di dalam mal yang saat ini belum mengizinkan toko diluar sektor kritikal untuk beroperasi.
"Kita mau PPKM level 4 ini tidak diperpanjang lagi, karena kami dari tenant merasa sangat kesulitan karena yang namanya karyawan sudah tidak bisa beraktivitas dan tenant juga harus bayar sewa dan dampaknya kami gak bisa jualan," ungkap Robert, pemilik toko 888 Ponsel, Rabu (4/8/2021).
Baca juga: Syarat Wajib Penumpang Pesawat Hingga 9 Agustus 2021, Lion Air Pastikan Ketentuan Uji Kesehatan
Pantauan www.tribun-medan.com, para pelaku usaha ini hanya dapat melihat tokonya yang tak dapat beroperasi dan ada juga yang melakukan bersih-bersih toko.
Untuk dapat terus bertahan, penjual ponsel di Plaza Millenium memilih untuk berjualan secara online ataupun secara Cash on Delivery (COD).
"Kami sementara ini gak mungkin gak jualan, mau gak mau kami berinisiatif untuk keluar jualan seperti COD, antar barang ke konsumen dan kadang kami masuk ke online, tapi kalau di online gak bisa semaksimal yang kita inginkan," ujarnya.
"Yang kami harapkan mall ini buka jadi konsumen bisa datang dengan nyaman dan beli barang dengan real. Otomatis konsumen juga lega dengan fasilitas AC dan barang yang tampak langsung," tambahnya.
Terkait dengan omzet, Robert menyebutkan hanya mampu mendapatkan 10 persen pendapatan selama PPKM level 4 ini diberlakukan.
Baca juga: Diam-diam Tyas Mirasih Digugat Cerai Suaminya Raiden Soedjono, Selama Ini tak Terdengar Kabar Miring
Terkait hal ini, ternyata Plaza Millenium ICT Medan ternyata turut memberikan keringanan kepada 323 toko yang ada di dalam mal.
Pimpinan Plaza Millenium Medan, Herri Zulkarnaen mengungkapkan bahwa bantuan keringanan ini diberikan berupa keringanan biaya sewa dan service charge di dalam mal.
"Plaza Millenium turut memperhatikan tenant yang ada di plazanya dengan memberikan keringanan Service charge 50 persen dan sewa 50 persen tapi pada waktu ditutup tidak ada beban pembayaran sama sekali. Itu lah kami permudah," ungkap Herri, Rabu (4/8/2021).
Terkait hal ini, beberapa tenant turut menyambut positif keringanan yang diberikan oleh pengelola Plaza Millenium Medan.
"Dari pihak gedung sudah sangat membantu memberi diskon dan fasilitas. Kami harapnya gak banyak, gedungnya dibuka lah. Kita jaga kenyamanan konsumen dengan berbelanja di dalam mal bukan di pinggir jalan yang kurang nyaman," ucapnya.
Baca juga: Sosok Greysia Polii, Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo yang Dihujani Hadiah Rumah
Selain itu, Kosambi pemilik toko lainnya juga turut mengapresiasi langkah dari pihak Plaza Millenium ICT Medan dengan memberikan keringanan.
"Dari pihak mal sudah banyak membantu kami dengan keringanan biaya sewa. Tapi sekarang balik lagi, kami perlu makan siapa yang memberi. Okelah sewa ditanggung oleh gedung, tapi untuk makan dari mana itu bisa didapatkan.
Apakah kami diam bisa uang datang, Prokes sudah jelas lebih bagus di mall dan kami sudah divaksin. Kami harapkan semua bisa berakhir," pungkasnya.
(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/suasana-gerai-yang-tutup-selama-ppkm-level-4-di-plaza-millenium-ict-medan.jpg)