Sosok Greysia Polii, Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo yang Dihujani Hadiah Rumah
Seperti yang diketahui, pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriani Rahayu sukses meraih gelar juara bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020
TRIBUN-MEDAN.com - Seperti yang diketahui, pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriani Rahayu sukses meraih gelar juara bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020.
Keduanya sekaligus mempersembahkan Medali Emas cabang olahraga badminton Olimpiade Tokyo 2020. Mereka sukses mengalahkan Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan pada partai Final.
Greysia menyatakan bahwa kemenangan kali ini dipersembahkan untuk mendiang kakak tercinta, Rickettsia Polii, yang meninggal pada 24 Desember 2020.
Greysia dan Apriani baru dipasangkan 4 tahun lalu setelah Greysia dua kali gagal di ajang Olimpiade. Greysia Polii/Apriyani Rahayu, akan menerima sejumlah bonus dan hadiah dari berbagai kalangan.
Bonus yang akan diterima tersebut mulai dari uang tunai miliaran rupiah, paket liburan gratis, tawaran iklan dan endorse, hingga aset properti berupa rumah dan tanah.
Hadiah properti ini bukan hanya diberikan oleh satu orang, melainkan dari berbagai kalangan sebagai bentuk apresiasi karena pasangan ini telah mengharumkan nama Indonesia.
Hadiah rumah dan tanah yang dijanjikan sepulangnya Greysia dan Apriyani ke Tanah Air:
1. Real Estat Indonesia (REI)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan mendapatkan hadiah berupa rumah yang berlokasi di daerahnya masing-masing dari sejumlah pengembang yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI).
Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida kepada Kompas.com.
"Sebagai apresiasi kami, REI akan memberikan rumah untuk ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang telah meraih medali emas di ajang Olimpiade Tokyo 2020," kata Totok kepada Kompas.com, Senin (2/8/2021).
Totok menuturkan, pemberian rumah bagi para atlet yang berhasil meraih medali emas ini sudah menjadi tradisi di REI sejak lama.
2. Agung Sedayu Group
Selanjutnya, Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga akan menerima hadiah berupa hunian di kawasan elite, yaitu Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara.
Kepada Kompas.com, Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna mengatakan, pengumuman bonus secara resmi untuk pasangan ganda putri Indonesia Greysia/Apriani akan segera dilakukan saat kepulangan mereka ke Tanah Air.
"Tapi detailnya nanti ya, yang pasti acaranya tentu menunggu mereka pulang ke Indonesia," kata Agung saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/8/2021).
Menurut Agung, bonus yang akan diberikan kepada Greysia Polii/Apriyani Rahayu adalah berupa hunian yang berlokasi di PIK 2, Jakarta Utara.
"Masing-masing nanti akan dapat rumah di PIK," ujarnya.
Pemberian rumah tersebut merupakan apresiasi dari pengembang properti Agung Sedayu Group yang akan diberikan melalui PBSI.
"Benar di PIK 2. Hadiah itu dari Agung Sedayu Group. Nah, yang menyerahkan langsung dari pihak yang menyumbang melalui PBSI," ungkap Agung.
3. MGM Group (Apartment B Residence Serpong)
Hadiah properti lainnya disumbangkan oleh CEO dan Founder MGM Group Lukas Buntoro berupa Apartement B Residence, Serpong.
Hal itu diungkapkan oleh pebulu tangkis senior jebolan PB Djarum Hariyanto Arbi dalam akun media sosial Instagram @hariyanto_arbi.
"Dan untuk menghargai jerih payahmu, selamat ya ada hadiah untuk kamu, yaitu tiga unit apartemen B Residence buat ketiga kebanggaan Indonesia @greyspolii @r.apriyanig sama coach @enghian. Saya hanya perantara," ujar Hariyanto dalam status Instagram-nya.
Selain keduanya, CEO dan Founder MGM Group Lukas Buntoro juga akan memberikan satu unit Apartement B Residence kepada pelatih Eng Hian.
4. Tanah dari Wali Kota Tomohon
Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut juga akan memberikan sebidang tanah untuk Greysia Polii yang merupakan warga Tomohon, Sulawesi Utara.
Hal itu diungkapkannya secara langsung melalui akun media sosial Facebook miliknya.
"Menang di partai final, medali emas harus direbut, hadiah sebidang tanah buat bangun rumah," kata Wenny.
5. Rumah dari Gubernur Sulawesi Utara
Anggota DPRD Sulut dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Rocky Wowor mengungkapkan, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengaku bangga dan terharu dengan keberhasilan Greysia Polii yang merupakan salah satu pemain bulu tangkis ganda putri yang meraih medali emas di ajang Olimpiade Tokyo 2020.
Sebagai apresiasi, Gubernur Olly akan menghadiahi Greysia Polii rumah, sama seperti yang didapatkan oleh pebulu tangkis senior Liliyana Natsir tahun 2016.
"Usai menang di final, Pak Gubernur mengatakan akan memberikan bonus rumah kepada Greysia. Seperti yang didapatkan Liliyana Natsir tahun 2016, Greysia juga akan mendapatkan rumah," kata Rocky.
Rocky turut menemani Gubernur Olly Dondokambey menyaksikan partai final bulu tangkis ganda putri Olimpiade Tokyo lewat layar televisi di salah satu kediaman Olly di Manado, Senin (2/8/2021).
Dia menyebut kesuksesan Greysia Polii sangat membanggakan.
"Greysia Polii menjadi motivasi bagi atlet muda Sulut, dari cabang olahraga mana pun untuk terus berusaha menggapai mimpi dan prestasi," imbuh Rocky.
6. Rumah dari Gubernur Sulawesi Tenggara
Selain Greysia Polii, Apriyani Rahayu juga akan mendapatkan hadiah rumah dari Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara, Kery Saiful Konggoasa.
Selain rumah, Pemkab Konawe menyiapkan hadiah berupa sebidang tanah dan lima ekor sapi untuk Apriyani.
Bantuan pribadi berupa sapi itu diberikan Kery sebagai tabungan Apriyani di masa mendatang jika kelak telah pensiun.
“Saya menyumbang lima ekor sapi. Satu jantan, empat betina. Besok saya perintahkan anggota pergi tangkap di ranch (kandang sapi miliknya),” ujar Kery.
Adapun hadiah tanah dan rumah, Kery mengaku tengah berkonsultasi dengan keluarga Apriyani.
Kery berharap apa yang ditorehkan Apriyani bisa menjadi pemantik semangat anak muda di Konawe dalam berolahraga, khususnya bulu tangkis.
“Kita berharap prestasi Apriyani ini bisa menjadi motivasi bagi anak muda Indonesia, khususnya Konawe,” jelasnya.
Deretan Pasangan Greysia Polii
Greysia pertama kali berlaga di pesta olahraga dunia pada olimpiade 2012, berpasangan dengan Meiliana Jauhari, dia harus kecewa karna mendapatkan diskualifikasi meskipun sudah mengantongi tiket keperempat final.
Empat tahun berselang Ia berganti pesangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, Greysia melaju keempat final pada Olimpiade Rio 2016.
Sayangnya langkah mereka dihentikan oleh pasangan China Tang Yan Ting/ Yu Yang.
Setahun setelah Olimpiade Rio, Nitya cedera dan harus gantung raket, hal ini membuat Greysia hampir putus asa dan ingin ikut gantung raket.
Pelatih ganda putri Eng Hian kemudian membujuknya untuk terus maju agar sambil menunggu pasangan yang lebih muda.
Eng Hian juga yang memasangkan Greysia dengan Apriani Rahayu, dan berhasil meraih emas di Olimpiade Tokyo setelah menumbangkan pasangan dari China.
Sederet prestasi Greysia Polii dan Apriani Rahayu
Greysia dan Apriani baru dipasangkan 4 tahun lalu setelah Greysia dua kali gagal di ajang Olimpiade.
Greysia Polii dan Apriani Rahayu mulai dipasangkan di nomor ganda putri pada tahun 2017. Sebelum dipasangkan ia sempat mengaku ingin pensiun dari dunia bulu tangkis.
Namun ia memutuskan untuk melanjutkan karier bulu tangkis bersama juniornya ini. Keduanya kemudian mengikuti ajang Thailand Open Grand Prix Gold di tahun yang sama. Ganda putri ini berhasil memenangkan kejuaraan tersebut. Prestasi demi prestasi pun meka raih.
Greysia dan Apriani membuktikan kualitas mereka sebagai ganda putri elite dunia. Kemudian memenangi kejuaran dunia French Super Series di tahun yang sama.
Ditahun yang sama Greysia Polii dan Apriani menjadi runner up turnamen Hong Kong Super Series 2017.
Pada tahun 2018 ganda putri ini mengikuti ajang Indonesia Master. Di tahun yang sama juga mereka berhasil menjadi pemenang di turnamen India Open 2018 setelah mengalahkan pasangan Thailand. Dan berhasil memenangkan Thailand Open.
Keduanya juga meraih mendali perunggu di ajang Asian Games 2018 yang di gelar di Indonesia, selain itu juga berhasil mendapatkan medali perunggu di kejuaraan BWF.
Teruskan Tradisi Emas Atlet Putri
Greysia dan Apriani menjadi atlet putri asal Indonesia ketiga dan keempat yang memenangkan mendali emas dalam ajang olimpiade setelah Susi Susanti pada 1992 dan Lilyana Natsir pada 2016.
Gresysia juga menjadi peraih mendali emas putri tertua pada ajang Olimpiade, dengan Usia 33 tahun.
Greysia dan Apriani menjadi atlet putri asal Indonesia ketiga dan keempat yang memenangkan mendali emas dalam ajang olimpiade setelah Susi Susanti pada 1992 dan Lilyana Natsir pada 2016.
Susi Susanti meraih medali Emas di Olimpiade Barcelona 1992, selain itu ia juga meraih medali perunggu di Olimpiade Atlanta 1996.
Liliyana Natsir lahir di Manado 9 September 1985, pemain bulu tangkis ganda putri dan ganda campuran. Berhasil memenangkan medali emas pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Bersama Tontowi Ahmad.
Gresysia juga menjadi peraih mendali emas putri tertua pada ajang Olimpiade, dengan Usia 33 tahun.
Profil Greysia Polii
Greysia Polii lahir di Jakarta dari pasangan berdarah Minahasa, Willy Polli dan Evie Pakasi. Ia anak ketiga dari lima bersaudara.
Ia tertarik untuk bermain bulu tangkis akibat pengaruh kakaknya Deyana Lomban, yang juga mantan atlet bulu tangkis nasional Indonesia.
Bakat bulu tangkisnya mulai muncul saat ia berumur enam tahun pada 1995.
Keluarga Greysia Polii memang menggemari olahraga badminton, tak heran jika Greysia sudah familiar dengan badminton sejak berusia tiga atau empat tahun.
Greysia memulai debut bermain badminton sejak 2003, sejak saat ini sudah cukup banyak prestasi yang ia torehkan.
Menikahi Pengusaha Berlian
Tak hanya berprestasi, kehidupan Greysia Polii juga menjadi perhatian. Pasalnya ia merupakan pasangan pengantin baru, yang dipinang oleh Djamin Felix.
Menikah pada 23 Desember 2020 lalu, usai merajut tali jalinan asmara selama 6 tahun.
Felix Djamin adalah direktur Swan Jewellery, seorang pengusaha Perhiasan Ia juga memiliki usaha di bidang Fashion merek Fine Counsel.
Lelaki pujaan Greysia itu berasal dari Kalimantan Barat, suami Greysia ternyata lulusan dari Singapore Institute of Management.
Biofile
Nama Lengkap: Greysia Polii
Lahir : 11 Agustus 1987
Tinggi badan : 164 cm
Medali: Kejurnas, Sea Games, Asian Games, Olimpiade Tokyo.
(mag/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sosok-greysia-polii-peraih-medali-emas-olimpiade-tokyo.jpg)