Breaking News:

HEBOH, Seekor Buaya Muara Nyangkut di Jaring Nelayan di Pantai Pematang Matik , Sempat Dikira Ikan

Ketika melihat buaya nyangkut dijaringanya, Usman kembali ke pinggir pantai untuk memberitahu warga sekitar bahwa dijaring miliknya ada nyangkut.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
HO
Kondisi buaya muara yang sudah mati nyangkut di jaring nelayan di Pantai Pematang Matik, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang Bedagai. 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI -Warga Pantai Pematang Matik, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mendadak heboh.

Pasalnya, seekor buaya muara nyangkut dijaring ikan nelayan, Selasa (3/8/2021) pagi.

Saat wartawan www.tribun-medan.com menyambangi lokasi, warga sekitar Umi (50) menceritakan bagaimana awalnya buaya muara tersebut ditemukan. 

"Yang nemukan Pak Usman namanya. Nyangkut di jaring ikan miliknya. Ketahuannya pas semalam pagi. Sewaktu dia mau angkat jaringnya di laut, nampak lah buaya itu," ujar Umi, Rabu (4/8/2021). 

Lanjut Umi, ketika melihat buaya nyangkut dijaringanya, Usman kembali ke pinggir pantai untuk memberitahu warga sekitar bahwa dijaring miliknya ada nyangkut seekor buaya muara.

Baca juga: Disnaker Medan Mulai Lakukan Pendataan Penerima BSU Gaji Bagi Pekerja Terdampak PPKM Level 4

"Pak Usman balik. Karena dia takut ada buaya yang lainnya. Sempat gak percaya warga sini,  alhasil dia ngajak orang sini untuk ikut melihat buaya tersebut. Pergi lah Pak Usman dengan satu orang warga sini, akhirnya buaya tadi di seret, karena enggak berani orang itu ngangkatnya," ujar Umi.

Penemuan buaya di Pantai Pematang Matik ini baru ini terjadi untuk yang pertama kalinya. 

"Belum pernah terjadi, datang ke pantai ini pun enggak pernah. Minta-minta ya jangan lah. Kalau jaring milik Pak Usman habis terbelah dulu kena gigitnya mungkin," ujar Umi.

Wanita paruh baya ini juga mengatakan, awal mula Usman sempat mengira buaya yang nyangkut di jaringnya, ialah seekor ikan siakap yang besar. 

"Dikira awalnya ikan siakap yang besar yang biasanya ukuran 6 kg. Memang dulu pernah dapat. Sekali di tengok, loh kok buaya kata Pak Usman. Mau menjerit gak bisa kata dia gak bisa, orang di tengah lautkan," ujar Umi.

Baca juga: Bangkitkan UMKM, BRI Gelar Pameran Virtual

Sementara itu, saat ini buaya muara tersebut sudah dievakusi ke Polsek Pantai Cermin. 

"Udah diambil sama orang polsek buayanya. Cuma ya itu, buaya udah mati. Karena semalam itu, banyak masuk jaring ke dalam mulutnya. Cuma pas pertama kali ditemukan, kata Pak Usman masih hidup, bergerak buayanya," tutup Umi.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved