Breaking News:

Cerita Seleb

Motif Sumbangan Bodong Rp 2 Triliun Bungsu Akidi Tio Terkuak, Tim Psikologi Tes Kejiwaan Heriyanti

"Saya mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi ini. Kegaduhan ini terjadi atas kelemahan saya sebagai individu yang tidak hati-hati

Editor: Dedy Kurniawan
Tribun Medan
Motif Bungsu Akidi Tio Soal Sumbangan Bodong Rp 2 Triliun Terkuak, Tim Psikologi Tes Kejiwaan Heriyanti 

TRIBUN-MEDAN.com - Pasca dikabarkan telah lepas tabung oksigen, Heriyanti putri bungsu almarhum Akidi Tio dikabarkan akan menjalani tes psikologi.

Dari pantauan Sripoku.com, sekira pukul 11.15 wib, Kasub Bag Psipers Bag Psikologi Ro Sdm Polda Sumsel Kompol Jarot Budi Purnomo S Psi, datang ke rumah Heriyanti.

Kedatangannya diduga untuk melakukan pemeriksaan pada kejiwaan dari putri bungsu almarhum Akidi Tio, yang memberikan sumbangan sebesar 2 triliun rupiah kepada Kapolda Sumsel berapa waktu lalu.

Heriyanti yang mengaku punya uang Rp2 T ternyata makan nasi ayam geprek promo
Heriyanti yang mengaku punya uang Rp2 T ternyata makan nasi ayam geprek promo (Tribunsumsel.com - SRIPOKU.COM/Odi Aria)

Baca juga: Viral Gadis 19 Tahun Dinikahi Kapolsek, Member Babydoll Ini Curhat Nasib Setelah 21 Tahun

Namun saat ditanya, Kompol Jarot tidak menjawab pertanyaan dari awak media tentang apakah benar akan dilakukan pemeriksaan pada Psikolog Heriyanti.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah petugas dari Jatanras Polda Sumsel tengah berjaga di depan pintu rumah Heriyanti.

Setidaknya ada 10 petugas dari Jatanras yang tengah berjaga di desekita rumah Heriyanti anak bungsu almarhum Akidi Tio.

Sementara itu, kondisi di sekitar rumah Heriyanti nampak sepi dari aktivitas warga.

Baca juga: TERUNGKAP Fakta Pernikahan Tyas Mirasih Tetiba Digugat Cerai Secara Online, Teman Sejak SMP

Tabung Oksigen Bersama Dibawa ke Rumah Heriyanti Akidi Tio
Tabung Oksigen Besar Dibawa ke Rumah Heriyanti Akidi Tio (Ist)

Baca juga: Aksi Umbar Bikini Dinar Candy di Jalan Dicibir Tukang Parkir, Terancam Dipolisikan Komunitas Ini

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri, meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, Kapolri dan unsur Forkompimda Sumsel atas kegaduhan yang terjadi dampak belum jelasnya dana hibah Rp 2 T dari anak Alm Akidi Tio, Heriyanti.

"Saya mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi ini. Kegaduhan ini terjadi atas kelemahan saya sebagai individu yang tidak hati-hati," ujarnya di Mapolda Sumsel, Kamis (5/8/2021).

Ia mengatakan, sebagai seorang manusia ia tidak terlepas dari kesalahan. Untuk itu, ia sebagai pribadi dan Kapolda Sumsel memohon maaf.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri menerima bantuan Rp 2 Triliun dari perwakilan keluarga Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumsel, Senin (26/7/2021).
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri menerima bantuan Rp 2 Triliun dari perwakilan keluarga Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumsel, Senin (26/7/2021). (HO / Tribun Medan)

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved