Breaking News:

PPKM di Toba

PPKM di Toba, Ini 10 Amaran Bupati Toba Poltak Sitorus

Dalam surat edaran yang dilayangkan kepada masyarakat, Bupati Toba Poltak Sitorus menyinggung soal pengawasan penanggulangan Covid-19 di Toba

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Bupati Toba Poltak Sitorus mendatangi rumah warga tengah malam minta agar acara adat pemakaman pasien Covid-19 tidak dilaksanakan, Selasa (3/8/2021). Poltak minta jenazah segera dikebumikan sesuai prosedur pemakaman Covid-19.(TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI) 

Soal Pengawasan PPKM di Toba, Bupati Toba Poltak Sitorus Singgung Tugas Tim Satgas Covid-19 Toba

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Dalam surat edaran yang dilayangkan kepada masyarakat, Bupati Toba Poltak Sitorus menyinggung soal pengawasan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Toba.

Dalam surat edaran tersebut, secara tegas Bupati Toba menjabarkan tanggung jawab yang diemban masing-masing bagian sebagai Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Kabupaten Toba.

Mekanisme pengawasan dan evaluasi pelaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Toba dilakukan dengan beberapa hal.

"Pertama, mengintensifkan disiplin protokol kesehatan yaitu wajib menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang berpotensi menimbulkan penularan," tulis Bupati Toba Poltak Sitorus dalam surat edaran yang diperoleh tribun-medan.com pada Kamis (5/8/2021).

Pada bagian berikutnya, ia mengingatkan Dinas Kesehatan agar melakukan 3 T (testing, tracing dan tratment) dengan optimal.

"Kedua, Dinas Kesehatan meningkatkan testing, memperkuat sistem dan manajemen tracing, dan meningkatkan kualitas treatment di masyarakat," sambungnya.

Ia menegaskan agar Satpol PP, Kepolisian, dan TNI menjamin masyarakat tidak berkerumun.

"Ketiga,Satuan Polisi Pamong Praja dengan melibatkan aparat keamanan (Kepolisian Republik Indonesia dan aparat TNI) berupaya untuk mencegah dan menghindari kerumunan kepada semua pihak baik dengan cara persuasif maupun melalui cara penegakan hukum," ungkapnya.

"Keempat, Tim Satgas Covid-19 akan membubarkan pelaksanaan Ibadah/kegiatan kerohanian masyarakat lainnya yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved