Breaking News:

SRO Ajak Investor Ikut Tanggulangi Pandemi Covid-19

Hal itu sebagai inisiatif dan bentuk kepedulian SRO untuk mendukung program Pemerintah mengurangi dampak dari Covid-19 ...

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Eti Wahyuni
Dok. Humas Bank Commonwealth
Kegiatan memantau pergerakan pasar modal Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), melakukan kegiatan sosial untuk menanggulangi Covid-19, Kamis (5/8).

SRO mengajak investor pasar modal untuk berinvestasi sekaligus menolong sesama dalam bentuk seluruh pendapatan SRO dari transaksi Pasar Modal Indonesia yang dilakukan investor pada tanggal 9 Agustus 2021 akan dikonversi menjadi dana untuk penanggulangan Pandemi Covid-19.

Direktur KSEI Syafruddin menyatakan, pada tahap awal, dana untuk kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia ini akan dialokasikan dari fee transaksi bursa dan fee jasa kustodian sentral satu hari yaitu 9 Agustus 2021.

Hal itu sebagai inisiatif dan bentuk kepedulian SRO untuk mendukung program Pemerintah mengurangi dampak dari Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini.

Baca juga: OJK Regional 5 Gelar Edukasi Bursa Saham & Bursa Jangka, Masih 2 Persen Jumlah Investor di Indonesia

Syafruddin menambahkan, SRO juga mengajak pelaku pasar modal seperti Perusahaan Efek, Bank Kustodian, Perusahaan Penerbit Efek, Manajer Investasi, Agen Penjual Efek Reksa Dana, Bank Pembayaran hingga Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) serta lainnya, untuk ikut serta berkontribusi pada kegiatan CSR ini.

Bentuk donasi dari pelaku Pasar Modal Indonesia dapat berupa uang tunai maupun barang yang nantinya akan disalurkan oleh SRO dalam bentuk kegiatan CSR.

Hal itu juga akan dilakukan antara lain untuk pembuatan Sentra Vaksinasi, dana bantuan untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), pengadaan konsentrator oksigen dalam rangka Gerakan Oksigen untuk Indonesia, donor plasma, santunan untuk keluarga tenaga kesehatan yang gugur dan bantuan untuk petugas pemakaman.

Berdasarkan data dari covid19.go.id, sampai dengan 1 Agustus 2021, sebanyak 3,4 juta masyarakat Indonesia telah terpapar Covid-19, sekitar 95.000 jiwa di antaranya meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah masyarakat yang telah memperoleh vaksin sekitar 47 juta untuk vaksin pertama dan 20 juta untuk vaksin kedua. Namun, jumlah tersebut masih jauh dari target pemerintah yaitu sebanyak 208 juta penduduk atau saat ini baru mencapai 23%.

Rencana pemerintah untuk mempercepat pencapaian target pelaksanaan vaksinasi menjadi salah satu latar belakang dari SRO mengupayakan pelaksanaan sentra vaksinasi.

SRO berupaya membuat Sentra Vaksinasi Covid-19 tahap pertama pada 21 - 26 Juni 2021 di Jakarta yang diikuti oleh sekitar 4.000 orang.Selanjutnya pada bulan Agustus 2021, direncanakan pembuatan Sentra Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di luar Jakarta.(cr09)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved