CPNS Medan

487 Pelamar CPNS Karo Melakukan Sanggahan

Diketahui, dari 2.959 pelamar 986 orang di antaranya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk melanjutkan tahap selanjutnya.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Royandi Hutasoit
sscn.bkn.go.id
BOCORAN CPNS 2021 Terbaru dari MenPAN RB, Tahapan Pendaftaran CPNS 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, belum lama ini telah mengumumkan hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2021.

Diketahui, dari 2.959 pelamar 986 orang di antaranya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk melanjutkan tahap selanjutnya.

Sesuai dengan ketentuannya, para pelamar yang dinyatakan TMS ini diberikan kesempatan untuk melakukan sanggahan jika tidak menerima hasil dari panitia seleksi.

Saat ditanya mengenai hal ini, Kepala Bidang (Kabid) pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) BKD Pemkab Karo Hendra Bangun S.si, mengungkapkan pihaknya mencatat sebanyak 487 orang yang melakukan sanggahan.

"Jumlah pelamar yang melakukan sanggahan hingga batas waktu terakhir Sabtu (7/8/2021) kemarin, ada sebanyak 487 orang," ujar Hendra, Senin (9/8/2021).

Diketahui, total pelamar yang melakukan sanggahan ini mencapai setengah dari yang ditentukan TMS.

Hendra menjelaskan, memang sesuai dengan ketentuannya pelamar yang dinyatakan TMS bisa mengajukan sanggahan apabila pelamar menganggap ada kekeliruan dalam proses pemeriksaan administrasi.

"Jadi memang sesuai ketentuan, peserta diberikan kesehatan untuk melakukan sanggahan. Apabila ada kesalahan dari panitia seleksi," katanya.

Ketika ditanya proses selanjutnya, Hendra menjelaskan jika saat ini pihaknya akan kembali memeriksa sanggahan dari para pelamar.

Dirinya mengatakan, nantinya proses pemeriksaan dan jawaban sanggahan ini akan dilakukan selama tujuh hari.

"Sekarang kita periksa dulu, apakah sesuai sanggahan dengan berkas yang TMS. Sesuai dengan jadwal, selama tujuh hari," ucapnya.

Ia mengatakan, jika nantinya sanggahan dari para pelamar ini diterima dan ditemukan ada kesalahan pada panitia seleksi maka nantinya status pelamar yang sebelumnya dinyatakan TMS akan diubah menjadi memenuhi syarat. Sehingga, peserta yang sanggahannya diterima ini dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Namun, jika nantinya sanggahan dari pelamar ini dinyatakan tidak terbukti dan murni dari kesalahan peserta maka statusnya akan tetap. Dan peserta ini tidak dapat melanjutkan ke tahap seleksi selanjutnya.

"Kalau memang ada kesalahan dari panitia, statusnya akan kita ubah. Tapi kalau memang kesalahan dari peserta, maka dinyatakan gugur. Begitu juga dengan peserta yang tidak melakukan sanggahan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Hendra menegaskan kepada para pelamar yang sebelumnya dinyatakan TMS jika masa sanggah ini hanya dapat menjelaskan berkas mana yang tidak memenuhi syarat.

Namun, peserta sudah tidak bisa lagi untuk melakukan perbaikan berkas yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved