Breaking News:

Pemkab Deliserdang Melarang Warga Buat Hajatan, Tim Satgas tak Ragu Menindak Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Deliserdang menggelar rapat bersama dengan kepala desa di seluruh Kecamatan Galang dan Pagar Merbau

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Pemerintah Kabupaten Deliserdang melakukan pertemuan dengan lurah maupun kepala desa se Kecamatan Galang dan Pagar Merbau. Mereka membahas kasus Covid-19 di daerah tersebut yang mengalami peningkatan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT - Pemerintah Kabupaten Deliserdang menggelar rapat bersama dengan kepala desa di seluruh Kecamatan Galang dan Pagar Merbau untuk membahas evaluasi kasus Covid-19. Acara berlangsung di Aula Pemitran PTPN III, Sei Karang, Kecamatan Galang

Hadir di acara evaluasi kasus Covid-19 itu Sekretaris Daerah Deliserdang, Darwin Zein didampingi Asisten-1 Pemkab Deliserdang Citra Efendi Capah, Asisten-III Dedi Maswardy. Kemudian, Kepala Dinas PMD Khairul Azman serta Kepala BPBD Zainal Abidin Hutagalung

Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang, Darwin Zein menyampaikan beberapa hal yang menjadi kesepakatan dalam rapat tersebut. Di antaranya tidak diizinkan melaksanakan pesta/hajatan terhitung 15 Agustus 2021 sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Selain itu, selama penerapan PPKM, restoran, warung, kafe dan rumah makan tutup pukul 18.00 WIB. 

Baca juga: Bupati Deliserdang Saat Ini Lagi Cari Calon Direktur PT Bhineka Perkasa Jaya

Baca juga: Kepala Badan Pendapatan Daerah Deliserdang Meninggal, Bupati: Saya Bersaksi Mendiang Orang Baik

Baca juga: Vaksinasi Dosis Ketiga untuk Tenaga Kesehatan Deliserdang Dimulai Pekan Depan

Selanjutnya, kafe atau tempat nongkrong tidak menyediakan kursi agar tidak terjadi kerumunan dan pemilik rumah makan dan pelayan wajib menggunakan masker selama jam kerja. Setiap warga yang takjiah wajib menggunakan masker. Lebih lanjut, pihak desa/kelurahan wajib menyediakan masker apabila ada warga yang tidak menggunakan masker.

"Pelaksanaan isolasi mandiri dilakukan sesuai rekomendasi dari dokter atau tim medis, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan memberikan bantuan bagi warga yang isolasi mandiri, warga yang kurang mampu yang bersumber dari dana desa dan pihak ketiga. Dinas Kesehatan dan puskesmas melalui bidan desa/kelurahan untuk memonitoring bagi warga yang positif Covid 19," ujarnya. 

Ia menambahkan, muspika kecamatan mewajibkan warga untuk melaksanakan vaksinasi dan seluruh warga yang menerima bantuan BLT wajib dilakukan tes antigen. 

“Apapun kesepakatan kita pada diskusi hari ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid 19 dan mudah-mudahan bisa kita sepakati bersama. Dan hasil dari pertemuan ini kedepan diharapkan laporan konfirmasi yang ada di 2 kecamatan ini bisa minus atau tidak ada kematian, semua upaya yang dilakukan karena cinta dan sayangnya Pemerintah Deli Serdang kepada masyarakatnya. Semoga apa yang kita lakukan serta upayakan ini bisa mengubah keadaan, dan pandemi covid 19 ini segera berakhir,” katanya. 

Baca juga: TEGAS, Bupati Deliserdang Campakkan Petinggi PT BPJ, Komisaris Ibaratkan Perusahaan Sakit Parah

Baca juga: Rumah Warga yang Terinfeksi Covid-19 di Deliserdang akan Dipasang Stiker

Baca juga: Dewan Terlalu Sibuk Kunker, Ranperda Kabupaten Deliserdang Tak Kunjung Beres

Sedangkan, Asisten Pemerintahan Drs Citra Efendi Capah menambahkan, beberapa pekan terakhir ini kasus konfirmasi menjadi cukup tinggi. Sehingga perlu dilakukan berbagai upaya untuk membuat wilayah ini kembali hijau.

"Untuk itu bagaimana caranya agar Kecamatan Galang dan Kecamatan Pagar Merbau bisa kembali menjadi zona hijau dan ini merupakan tanggung jawab kita sebagai pemimpin yang diberi amanah," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Khairul Azman juga menyampaikan bahwa ada yang perlu menjadi perhatian dalam evaluasi agar upaya pencegahan berjalan dengan baik. Seperti pelaksanaan operasi yutisi, pembatasan kegiatan usaha dan membubarkan kerumunan. Saat ini, Satgas Covid-19 sedang gencar melakukan pencegahan dan meniadakan pesta. 

"Hampir seluruh Kabupaten Deliserdang ditiadakan hajatan. Ada mata rantai yang sebenarnya perlu dievaluasi terkait dengan semakin meningkatnya kasus covid 19. Untuk itu dari satgas akan merekomendasikan supaya isolasi mandiri ini tidak hanya terfokus tapi juga isolasi mandiri di rumah, dan ini akan menjadi salah satu penanganan yang akan dilakukan dalam rangka memperkuat keberadaan satgas desa dan kecamatan," ungkapnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved