Breaking News:

POLRES Asahan Bekerja Sama dengan BNN Lakukan Asesmen atas 5 Anggota DPRD yang Ditangkap

Jadi kami melakukan asesmen terpadu dengan BNN Provinsi dan juga BNN Kabupaten Asahan untuk menetapkan pasal yang akan disangkakan

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ ALIF ALQADRI HARAHAP
AKBP Putu Yudha Prawira, Kapolres Asahan mengatakan masih melakukan asesmen terpadu terhadap 17 orang yang tertangkap dugem di Kisaran, 5 diantaranya oknum DPRD Labuhanbatu Utara, Senin(9/8/2021). (TRIBUN MEDAN/ ALIF ALQADRI HARAHAP) 

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Polres Asahan berencana melakukan assesmen (penggalian dan pendataan informasi mendalam) dengan BNN terkait 5 orang oknum DPRD Labuhanbatu Utara (Labura) yang terkonfirmasi menggunakan narkotika di satu hotel di Kisaran, Kabupaten Asahan pada Sabtu (7/8/2021) lalu.

Hal itu di ungkapkan Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira saat di jumpai Tribun-medan.com di Mapolres Asahan, Senin (9/8/2021).

"Ke 17 orang ini masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif, dan kami masih melakukan pengembangan terkait asal barang dan dapat dari mana pengguna ini," ujar Putu.

Lanjutnya, asesmen akan diambil Polres Asahan untuk menanyakan bagaimana status para tahanan tersebut.

"Jadi kami melakukan asesmen terpadu dengan BNN Provinsi dan juga BNN Kabupaten Asahan untuk menetapkan pasal yang akan disangkakan," jelasnya.

Katanya, dalam penggeledahan yang dilakukan oleh anggotanya di lapangan, ditemukan barang bukti berupa pecahan ekstasi.

"Ada yang setengah, ada yang seperempat dan ada juga yang serpihan karena mau menghilangkan barang bukti. Jadi kita pilah-pilah mana nanti yang menjadi tersangka dari ke 17 orang ini," ujarnya.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved