Breaking News:

Jumlah Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit Kabupaten Langkat Meningkat

Jumlah pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit Kabupaten Langkat mengalami peningkatan

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) mendoakan jenazah sebelum dimakamkan, di TPU Khusus Covid-19 Simalingkar, Medan, Kamis (5/8/2021). Total sebanyak 1581 jenazah yang telah dimakamkan di TPU Khusus Covid-19 Simalingkar tersebut sejak tahun 2020. 

TRIBUN MEDAN.COM,LANGKAT-Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Kabupaten Langkat mengalami peningkatan. 

Menurut catatan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Langkat, jumlah pasien yang masih dirawat ada 180 orang. 

"Ya, kita mengalami peningkatan, tapi tidak terlalu tinggi pada jumlah orang yang dirawat di rumah sakit," kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Langkat, Zulkifly, melalui sambungan telepon genggam, Selasa (10/8/2021). 

Baca juga: Setelah Viral di Medsos, Pria Diduga Positif Covid-19 Wisata Kuliner di Medan Akhirnya Minta Maaf

Selain peningkatan pada pasien yang dirawat, kenaikan data juga terjadi pada pasien meninggal karena Covid-19

Berdasarkan data saat ini, ada 231 orang meninggal dunia karena wabah pandemi Covid-19 di Kabupaten Langkat

"Untuk yang sembuh kita juga mengalami peningkatan yang tinggi. Saat ini ada 1.601 orang sembuh dari wabah," ungkapnya. 

Dirinya mengatakan, pemerintah saat ini terus melakukan pengawasan dan pencegahan wabah dengan melakukan serangkaian langkah. 

Terutama meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan lebih di luar, seperti berkerumun.

Baca juga: KASUS Covid-19 di Sumut Masih Tinggi, Gubernur Edy Rahmayadi Larang Kegiatan Pesta

Kemudian, pihaknya juga meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Kita terus meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.

Selain itu, adapun kegiatan lain yang dilakukan, dengan melakukan pembatasan kegiatan selama berapa di luar ruangan.

Baca juga: SAH, Gubernur Sumut Jadikan Asrama Haji Medan Tempat Isolasi Terpusat Covid-19, Ada 400 Tempat Tidur

Kemudian, pihaknya juga sudah melakukan penutupan sementara terhadap lokasi wisata. 

Perihal ini dilakukan, guna mengantisipasi penyebaran virus dari luar masuk ke Kabupaten Langkat

"Sudah dilakukan pembatasan kegiatan skala mikro PPKM," ucapnya.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved